Jelang Tutup Tahun, PHE WMO Terima Kado Manis. Ini Dia

Jelang Tutup Tahun, PHE WMO Terima Kado Manis. Ini Dia Kredit Foto: Mochamad Ali Topan

Jelang penutupan tahun 2020, PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) kembali meraih kado manis dalam melaksanakan empat program unggulannya. Perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas ini berhasih meraih predikat Emas dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar, Senin kemarin.

Adapun empat program unggulan yang meraih prestasi tersebut adalah Program Taman Pendidikan Mangrove, Program Wisata Pantai Pasir Putih Tlangoh, Program Wisata Laut Labuhan, dan Eco Edufarming Bandangdaja.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok BBM untuk Natal dan Tahun Baru di Maluku Papua Tercukupi

Terkait penghargaan itu, General Manager PHE WMO, Dwi Mandhiri, mengatakan bahwa pihaknya merasa bersyukur dengan predikat tersebut. Sebelummnya, prestasi itu pernah diraih dua kali di tahun 2016 dan 2017. Penghargaan ini dapat diraih atas kerja sama yang baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar dalam implementasi program-program di bidang lingkungan dan pengembangan masyarakat.

"Program ini menitikberatkan pada sektor wisata melalui pengembangan pariwisata di pesisir utara Bangkalan, Jawa Timur dengan target mewujudkan One Belt One Road (OBOR) pariwisata setempat," terang Dwi Mandhiri pada Warta Ekonomi di Surabaya, Rabu (23/12/2020). 

Dikatakan Dwi Mandhiri, dalam capaian Proper Emas tahun ini, PHE WMO berhasil mengimplementasikan dengan baik kinerja lingkungan di internal perusahaan melalui upaya dan  inovasi-inovasi sektor sumber daya alam, serta kontribusi di eksternal perusahaan melalui payung program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pengelolaan lingkungan potensi alam di Bangkalan.

Selain itu, lanjut dia, PHE WMO juga berkontribusi dalam penanggulangan Covid-19 melalui implementasi program yang sistematis dan berkelanjutan.

"PHE WMO terus berupaya mengembangkan program yang memunculkan kemandirian dan berkelanjutan serta dijalankan dalam sebuah mekanisme partisipatif yang melibatkan para pemangku kepentingan," pungkas Dwi Mandhiri.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini