Nekat! Anak Perusahaan Pertamina Ini Siap Produksi Minyak saat Pandemi

Nekat! Anak Perusahaan Pertamina Ini Siap Produksi Minyak saat Pandemi Kredit Foto: Pertamina

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus melakukan langkah-langkah untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di area lingkungan kerjanya dengan tetap menjaga kesehatan melalui olahraga bagi pekerja serta mengutamakan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi.

Untuk mewujudkan perkerja tetap sehat, perusahaan anak PT Pertamina ini yang berusia 2 tahun ini melakukan kegiatan dengan menggelar Sport Day. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan 2 tahun berdirinya PHR yang jatuh pada 20 Desember 2020.

Baca Juga: Pertamina Siapkan Konstruksi Storage BBM di Kawasan Pelabuhan Patimban

Direktur PT RHP RP Yudantoro mengatakan, kegiatan Sport Day tetap mengutamakan protokol kesehatan, yakni dengan area terpisah. Cabang olahraga yang diselenggarakan antara lain tenis meja, sepeda, yoga, tracking, seni, golf, dan panahan.

"Semangatnya adalah mempererat persaudaraan, bukan kompetisi menang dan kalah," terang Yudantoro pada Warta Ekonomi di Surabaya, Selasa (22/12/2020).

Semangat persaudaraan dan kekompakan ini, kata pria ini, sangat diperlukan mengingat usia PHR yang masih muda. "Apalagi kami mengemban misi yang tak mudah dan membutuhkan kekompakan, yakni mengelola Blok Rokan pada 2021 hingga 2041," kata Yudantoro.

Selain itu, sebut Yudantoro, pihaknya juga memberikan santunan untuk lembaga yayasan yatim piatu lintas latar belakang etnis dan agama. "Semuanya jadi satu: Indonesia," singkatnya.

Yudantoro menyebut, penerima bantuan tersebut menerima nominal total Rp142,600 juta berjumlah 10 pasti asuhan, yakni Yayasan Muslim Nusantara, Yayasan Dorkas, Yayasan Dharma Pembangunan, Yayasan Vincentius Putri, Yayasan Anatha Nusantara, Yayasan Putri Aisyiah, Yayasan Muhammadiyah, Yayasan Lembaga Bhakti Muslim, Yayasan As Shohwah, dan Yayasan Al Fajar Pekanbaru.

Disinggung soal produksi minyak saat pandemi, secara tegas Yudantoro mengakui bahwa kehadiran pandemi berdampak cukup besar bagi industri minyak selama ini. Apalagi, sebut dia, Blok Rokan adalah blok tua yang berdampak pada teknologi yang dianggap rumit dan menjadi tantangan besar bagi pihak PHR. Apalagi, produksi miyak ditargetkan mencapai 300 ribu barel per harinya.

"Kami ingin seluruh personel bangga menjadi bagian dari PHR. Kami sedang membangun rumah baru. Semua harus kompak. Semoga menjadi KKKS terbesar dari sisi produksi dan keuntungan bagi Pertamina dan berkontribusi untuk ketahanan energi nasional dan keuangan negara," ungkapĀ  Yudantoro.

Perlu diketahui, Blok Rokan merupakan blok tua dengan produksi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Satuan Kerja Minyak dan Gas Bumi sampai akhir April 2018 tercatat, produksi minyak di blok Rokan mencapai 210.280,60 BOPD dan produksi gas sebesar 24,26 MMSCFD. Sebelumnya, blok ini dikelola perusahaan minyak Chevron Pacific Indonesia yang kemudian diambil alih Pertamina tanggal 9 Agustus 2021 lalu.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini