Bea Cukai Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi di Sulawesi Tenggara

Bea Cukai Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi di Sulawesi Tenggara Kredit Foto: Bea Cukai

Sebagai langkah strategis guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang diluncurkan pemerintah pada 11 Mei 2020, Bea Cukai, dalam peranannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance, telah menyiapkan berbagai program relaksasi dan kemudahan, baik dalam hal prosedural maupun fiskal. Salah satu tujuannya ialah untuk mendorong kinerja ekspor nasional sebagai cara Bea Cukai dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Di Sulawesi Tenggara, Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan kian gencar mendorong potensi ekspor daerah bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, dan para penggiat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Tertibkan Vehicle Declaration, Bea Cukai dan Polri Gelar Operasi Simpatik

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi Sulawesi Tenggara, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Parjiya, didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Denny Benhard, pada Jumat (11/12) lalu menghadiri rapat koordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi.

Menurut Parjiya, kedua pihak membahas kegiatan yang telah dilakukan ataupun yang akan dilakukan pada tahun depan, baik yang sifatnya teknis maupun nonteknis, terutama rencana membangun fasilitas kepabeanan dan cukai dalam rangka mengelola ekspor, pariwisata, dan kawasan industri hasil tembakau (KIHT) di Provinsi Sulawesi Tenggara yang tentunya bertujuan dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Kami meyakini, pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 yang lalu telah menjadi momen krusial bagi upaya mendorong laju pertumbuhan ekspor. Hal ini bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi di tengah situasi pandemi yang kurang menguntungkan. Oleh sebab itu, Bea Cukai menjadikan upaya mendorong ekspor ini menjadi program yang harus terus digalakkan, khususnya di Sulawesi Tenggara," ujar Parjiya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Ali Mazi memberikan apresiasi atas pertemuannya dengan Kakanwil Beacukai Sulbagsel. Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan sangat terbuka untuk bersama-sama membangun komunikasi intens dalam merancang dan menyukseskan program PEN yang telah ditawarkan oleh Bea Cukai.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini