Strategi Perusahaan Jawab Tantangan Era Digital dan Pemulihan Ekonomi

Strategi Perusahaan Jawab Tantangan Era Digital dan Pemulihan Ekonomi Kredit Foto: Dok. Panpel Wabinar

Para Direktur SDM berinisiatif mengimplementasikan program mencetak pemimpin dari internal perusahaan (creating leaders from within) untuk menjawab tantangan dan dinamika bisnis di era disrupsi digital, VUCA (volatile, uncertainity, complexity & ambiguity) serta menyongsong pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19. Untuk itu, kolam talenta (talent pool) dikreasikan oleh divisi SDM demi mencetak pemimpin perusahaan yang berkualitas dan diandalkan. 

Baca Juga: Bikin Tenang! Infrastuktur dan SDM Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi Covid-19

Demikian rangkuman dari strategi yang dijalankan di sejumlah perusahaan yang mengikuti program Indonesia Best Companies in Creating Leaders from Within (IBC CLfW) 2020 yang diselenggarakan SWA Media Group bersama PT NBO Indonesia di Jakarta, 7 Desember 2020. 

Koeshartanto, Direktur SDM PT Pertamina (Persero), mengemukakan BUMN menghadapi tiga tantangan dalam mengembangkan SDM, yaitu generation gap, capability gap, dan capacity gap. Untuk mengatasinya, Pertamina membuat model pengembangan kepemimpinan yang berbentuk piramida. Pada landasan terbawah, dibuat program TDA/Trailblazer. Lalu, di lapisan tengahnya ada program Catalyzer. Dan, di pucuknya digelar program Prime

Pertamina menggapai hasil positif di program creating leaders from within dengan model piramida ini. Promotion rate peserta TDA/Trailblazer mencapai 91%. Perbandingan average performance score (APS) mereka yang mengikuti dan tidak mengikuti program ini berbeda hasilnya. Asisten manajer yang mengikuti program, misalnya, skor APS-nya mencapai 5,79, sedangkan yang tidak berpatisipasi memperoleh skor 5,53, atau lebih rendah dibandingkan peserta di jabatan ini yang mengikuti program TDA. Sementara itu, 80,5% peserta Catalyzer telah dipromosikan. Sebanyak 25 orang menjadi VP/GM, dan lima orang di level SVP. Lalu, 11 partisipan bahkan telah menjadi direktur di anak usaha atau perusahaan afiliasi.

“Pencapaian itu merepresentasikan komitmen jajaran direksi Pertamina yang mempercayakan para pemimpin yang telah mengikuti program yang berjenjang dari tahun ke tahun itu. Kepercayaan diberikan kepada pemimpin yang muda maupun yang senior, mereka diberikan kepercayaan mengelola bisnis jutaan dolar, di dalam negeri maupun di luar negeri,” tutur Koeshartanto. 

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini