BRG Gandeng Masjid Sebagai Pusat Dakwah dan Penjaga Ekosistem Gambut

BRG Gandeng Masjid Sebagai Pusat Dakwah dan Penjaga Ekosistem Gambut Kredit Foto: Dok. BRG

Badan Restorasi Gambut (BRG) menggandeng sejumlah takmir masjid untuk menginisiasi kepedulian terhadap lingkungan gambut. Melalui kegiatan Masjid Peduli Gambut, BRG mengajak takmir dan warga sekitar masjid dan gambut untuk mengenal lebih jauh pengelolaan lahan gambut. 

Masjid Al Anshor, Desa Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau menjadi salah satu lokasi pelatihan ini. Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi, dan Kemitraan BRG, Myrna A. Safitri mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari memakmurkan masjid. Dengan kegiatan semacam ini, masjid bisa menjadi cara untuk menjadi pusat dakwah dan pembelajaran untuk memelihara lingkungan sesuai ajaran Al-Qur’an dan hadis. 

“Masjid merupakan rumah yang baik bagi kita, untuk mewujudkan ibadah yang paripurna terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Myrna, dalam keterangannya, Sabtu (5/11/2020).

Dengan kegiatan semacam ini, Myrna mengatakan masjid sebagai pusat dakwah secara lisan (dakwah bil lisan) juga bisa menjadi memberikan contoh Pengolahan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) berbasis masjid (dakwah bil hal). Menurutnya teknik PLTB itu bisa dilakukan di pekarangan masjid. Di sana, warga dan takmir bisa menerapkan pertanian di lahan gambut yang baik, tanpa membakar, dan tanpa menggunakan bahan kimia. 

“Bila kita bisa menjadikan pekarangan masjid untuk mengembangkan pertanian alami yang ramah lingkungan dan menjadi lahan masjid untuk ditanami tanaman produktif, masjid bisa menjadi sumber energi yang baik bagi lingkungan,” ujar dia. 

Myrna mengatakan di desa-desa peduli gambut, keberadaan masjid menjadi penting. Untuk itu, BRG mulai tahun ini mendukung masjid-masjid yang ada di Desa Peduli Gambut (DPG) untuk menjadi pusat dakwah. 

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini