BNI Syariah Gandeng PT Digital UMKM Indonesia Bidik Pembiayaan Mikro Rp1 Miliar

BNI Syariah Gandeng PT Digital UMKM Indonesia Bidik Pembiayaan Mikro Rp1 Miliar Kredit Foto: Antara/Rahmad

BNI Syariah melakukan Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan PT Digital UMKM Indonesia. Kerjasama ini diharapkan bisa menjadi bisnis model dalam penyaluran pembiayaan mikro kepada calon nasabah dengan skema kemitraan. Acara ini dilatarbelakangi kesadaran masyarakat untuk mengembangkan usaha UMKM yang semakin tinggi.

Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, BNI Syariah berkomitmen untuk dapat menjadi mitra dalam memberikan kebermanfaatan baik di dunia maupun akhirat kepada segenap nasabah, termasuk UMKM.

“Kerjasama ini dalam hal pengembangan bisnis, penyaluran pembiayaan dan pengembangan halal ecosystem,” kata Iwan Abdi di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: Kenalin nih Hasanah Debit Prioritas Terbaru dari BNI Syariah

Lebih lanjut, katanya, BNI Syariah menargetkan pembiayaan sebesar Rp1 miliar untuk 25 nasabah dalam kerja sama ini. Sampai dengan 30 November 2020, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan mikro sebesar Rp1,75 triliun kepada 13.875 nasabah.

"Untuk meningkatkan pembiayaan mikro, BNI Syariah mempunyai program reward berupa fee bagi nasabah yang mereferralkan produk pembiayaan  BNI Mikro 2 iB Hasanah,  BNI Mikro 3 iB Hasanah dan  BNI Wirausaha iB Hasanah  sebesar 0,07%," cetusnya.

Referral pembiayaan mikro BNI Syariah ditujukan kepada calon nasabah perorangan ataupun komunitas maupun instansi yang belum menjadi nasabah pembiayaan di BNI Syariah. Periode program ini sampai 31 Desember 2020.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Digital UMKM Indonesia, Rizal Mulyana mengaku bahagia dan bangga bisa menjadi mitra BNI Syariah. “Dalam berbisnis kami menggunakan dua prinsip yaitu sesuai syariah dan ibadah,” kata Rizal.

Prinsip syariah dan ibadah ini terkait komitmen PT Digital UMKM Indonesia dalam membangun masyarakat dan UMKM terutama warung. Bisnis utama PT Digital UMKM Indonesia terbesar adalah dari Payment Point Online Bank  (PPOB) salah satunya transaksi jual beli pulsa.

Dengan kerjasama Co-Branding dan penyaluran pembiayaan mikro kepada calon nasabah dengan skema kemitraan dengan pembukaan usaha di Kios ini, diharapkan dapat meningkatkan portofolio pembiayaan mikro BNI Syariah dan membantu pencapaian aset pembiayaan di tahun 2020, serta meningkatkan persepsi masyarakat terhadap produk dan layanan BNI Syariah yang mengakomodir kebutuhan nasabah sesuai prinsip syariah.

"Kerjasama ini diharapkan juga dapat menjadi sarana implementasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang telah diluncurkan Pemerintah dalam mendukung upaya pemulihan menghadapi pandemi COVID-19," tukasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini