Sektor Pertambangan Naik Daun, Membuat IHSG Ceria

Sektor Pertambangan Naik Daun, Membuat IHSG Ceria Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 1.56% atau 89.24 poin ke level 5,813.99 dengan saham-saham disektor Pertambangan menguat 2.66%, Aneka Industri 2.63% dan Infrastruktur 2.12% menguat hingga menjadi penopang penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan.

Head of Research Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan bahwa optimisme investor terhadap outlook komoditas tambang di tahun depan terutama yang merupakan bahan dasar pembuatan baterai masih menjadi faktor utama.

“Rentetan data indeks kinerja PMI manufaktur dan inflasi di Indonesia yang cukup baik masih mampu mendorong penguatan IHSG hingga menghapus pelemahan yang terjadi diakhir bulan November lalu,” kata Lanjar, di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: IHSG Perkasa 1,41% pada Penutupan Sesi II

Investor asing tercatat net buy pada pasar reguler sebesar Rp15,03 miliar sedangkan total dari keseluruhan pasar net sell sebesar Rp155,31 miliar.

Menurutnya, secara teknikal IHSG berhasil break out resistance 5800 dengan pergerakan yang cukup optimis setelah berhasil kuat diatas MA20 dan lower bollinger bands. Indikator stochastic terkonsolidasi pada area yang cukup tinggi setelah membentuk pola dead-cros pada area jenuh beli. Indikator Money Flow Index terlihat cukup tinggi namun peluang bergerak fluktuatif menguat masih terlihat.

“Sehingga pergerakan IHSG selanjutnya berpotensi jenuh dan bertahan dilevel psikologis 5800 sebagai support konfirmasi pembalikan arah dengan support resistance 5738-5850. Saham-saham yang masih berpeluang menguat secara teknikal diantaranya; ACES, BSDE, CTRA, JSMR, TOTL, dan UNVR,” pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini