Dana Asing Kembali Banjiri Indonesia, Pekan Ini Masuk Rp4,87 Triliun

Dana Asing Kembali Banjiri Indonesia, Pekan Ini Masuk Rp4,87 Triliun Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Aliran dana asing kembali membanjiri Indonesia, meskipun tengah menghadapi resesi akibat pandemi Covid-19. Bank Indonesia (BI) mencatat, berdasarkan data transaksi 23 – 26 November 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik terjadi inflow atau beli neto Rp4,87 triliun.

"Dengan rincian beli neto di pasar SBN sebesar Rp3,51 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp1,36 triliun," ujar Onny Widjanarko di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Meski kembali dibanjiri aliran dana asing yang masuk ke Indonesia mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya.

Adapun erdasarkan data transaksi 16 – 19 November 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik terjadi inflow atau beli neto Rp8,53 triliun, dengan beli neto di pasar SBN sebesar Rp7,04 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp1,49 triliun.

Baca Juga: Negara Berkembang Kebanjiran Dana Asing, Ini Baiknya Respons Bank Sentral

Kemudian, bila dilihat sejak awal tahun, Indonesia masih mengalami outflow yang cukup signifikan. "Berdasarkan data setelmen selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto sebesar Rp141,13 triliun," ungkap Onny.

Namun, tingkat risiko berinvestasi di Indonesia semakin baik dan menurun. Hal ini terlihat dari penurunan indeks Credit Default Swap (CDS) tenor 5 tahun ke 71,71 bps per 26 November 2020 dibandingkan 77,94 bps per 20 November 2020.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini