Pernah Satu Hotel Bersama, Mas Bambang Bongkar Kelakuan Maradona

Pernah Satu Hotel Bersama, Mas Bambang Bongkar Kelakuan Maradona Kredit Foto: Cbsport

Bambang Nurdiansyah, pemain tim nasional Indonesia periode 1980-an, mengatakan bahwa salah satu sikap yang patut ditiru dari legenda sepak bola dunia Diego Maradona, yang wafat pada Rabu (25/11), adalah tidak pernah puas.

Ia mengklaim menyaksikan sendiri bagaimana Maradona menambah sendiri porsi latihannya ketika mereka sama-sama berkompetisi di Kejuaraan Sepak Bola Pemuda FIFA, yang kini dikenal sebagai Piala Dunia U-20, pada tahun 1979 di Jepang.

"Saat itu, Maradona sudah menjadi bintang dengan bakat yang luar biasa. Namun, dia tetap berlatih mandiri di hotel selain dengan timnya. Saya melihatnya karena saat itu kami tinggal di hotel yang sama. Menurut saya, ini perlu dicontoh terutama oleh pesepak bola di Indonesia," ujar Bambang dikutip dari Antara.

Menurut pria yang kini melatih tim Liga 2 Indonesia Muba Babel United itu, dengan nama besar yang disandangnya, Maradona berlatih seakan dia seorang pesepak bola pemula. Maradona tidak pernah terlihat bermalas-malasan dan tak bergairah meski dirinya selalu mendapatkan pengawalan khusus saat beraktivitas di luar lapangan.

"Waktu itu dia dijaga karena kebintangannya. Akan tetapi, dia tetap berlatih sendiri di luar jam latihan reguler. Maradona itu mengetahui benar bahwa targetnya bukanlah kejuaraan dunia junior, tetapi Piala Dunia senior. Akhirnya dia bisa menikmati juara Piala Dunia, kan. Pernah menjadi pesepak bola termahal dunia juga," tutur Bambang.

Selain itu, mas Bambang menyebut Maradona bersikap ramah dan hormatnya kepada semua orang. Maradona tidak sungkan berinteraksi dengan pemain-pemain Indonesia di hotel dan tidak pernah menolak ketika diminta untuk berfoto bersama.

"Dia bergaul dengan semua orang, tidak sombong. Bercanda-canda juga dengan kami. Saya dan teman-teman sempat berfoto dengan dia," kata Bambang.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini