Pakai Rompi KPK, Tangan Diborgol, Istana Bilang: Edhy Bukan Kaleng-Kaleng!

Pakai Rompi KPK, Tangan Diborgol, Istana Bilang: Edhy Bukan Kaleng-Kaleng! Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin turut memuji sikap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo yang kooperatif saat menjalani pemeriksaan oleh KPK terkait dugaan suap ekspor benih lobster.

Ia pun meyakini bahwa selama ini Edhy mengeluarkan kebijakan-kebijakan sesuai pertimbangan yang matang. Menurutnya, hal tersebut, tidak terlepas dari latar belakang pengetahuan Edhy yang baik.

Baca Juga: Pakai Rompi Oranye, Edhy Prabowo: Ini Kecelakaan!

"Pak Edhy bukan tak tahu bicara masalah laut dan perikanan. Orang beliau kan mantan ketua komisi perikanan dan kelautan di DPR. Jadi (Edhy Prabowo) bukan (menteri) kaleng-kaleng ini kawan," katanya seperti dilansir dari CNNIndonesia.com di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Sebagaimana diketahui, Edhy Prabowo telah ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan kasus suap ekspor benih lobster. Dalam rilisnya, KPK memperlihatkan Edhy Prabowo tengah mengenakan rompi orange dengan tangan diborgol.

Lanjutnya, Ngabalin juga mengatakan kebijakan Edhy yang berani membuka keran ekspor benur lobster bukanlah tanpa pertimbangan. Menurutnya, kebijakan tersebut mendatangkan devisa yang sangat besar sehingga tidak perlu dipermasalahkan.

"Kalau kebijakan mendatangkan devisa lebih besar, kenapa tidak? Itu juga sudah analisis yang matang dari para ahli," ujarnya.

Baca Juga: Edhy Prabowo Tertangkap, Warganet Tegur Fadli Zon: Udah Bu Susi Peringati, Loh!

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini