Sindir Pangdam Jaya, Fadli Zon Malah Digeruduk Netizen: Kenapa Lu yang Rempong

Sindir Pangdam Jaya, Fadli Zon Malah Digeruduk Netizen: Kenapa Lu yang Rempong Kredit Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mengomentari langkah Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayjen TNI, Dudung Abdurachman yang akan terus melanjutkan upayanya menertibkan baliho ilegal di wilayahnya. Bersama dengan Polri dan Satpol PP, sejauh ini sudah ada sekitar 900 baliho yang ditertibkan.

Fadli Zon menyebut bahwa Dudung Abdurachman bakal dikenang sebagai Pangdam Jaya yang berhasil memenangkan perang melawan baliho (The Baliho War).

"Pangdam Jaya akan dikenang sbg org yg berhasil memenangkan Perang Baliho #TheBalihoWar . Sejauh ini berhasil menumpas 900 baliho," cuit mantan wakil ketua DPR itu di akun Instagramnya, @fadlizon, dikutip Selasa (24/11/2020).

Baca Juga: Habib Rizieq Tertampar: Akhlaknya Kasar, Revolusi Jiwa Dulu, Hampir Sakit Jiwanya!

Cuitan Fadli Zon pun mendapatkan komentar beragam dari netizen. "Pangdam jaya menertibkan baliho, krn satpol pp tdk sanggup. Cth kasus DKI, Satpol pp tdk berdaya, gubernurnya juga, krn berutang budi/jasa dgn gerombolan itu. Pemasangan baliho, harus bayar pajak, agar bisa bayar gaji mu Zongggggg...agar kau bisa makan...perutmu ga tipis, tapi tetap buntall...," cuit akun @Commentyuni.

"Ya biarin lah Zon , knpa lu yg rempong . . iri ya Zon lu gak punya kerjaan makan gaji buta," kicau akun @nella_puspita94.

Sementara akun @yugna_firmansyah berkomentar, "Pak fadli akan selalu dikenang sebagai jubir dan ke banggaan rakyat FPI."

Dan akun @umarm.471 memilih mentertawakan kelucuan yang terjadi di negeri ini. "Negeri gw jadi lucu di era pakde Jokowi ini....," cuitnya dengan menyertakan motion ketawa.

Sebelumnya, Pangdam Jaya menyatakan bahwa baliho yang diturunkan tidak hanya yang berkaitan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS), tapi semua baliho ilegal.

"Kurang lebih ada sekitar 900 (baliho) sekarang ya di DKI Jakarta. Kan itu banyak bukan hanya Rizieq saja yang kita lakukan. Sudah kita lakukan yang ilegal, kalau tidak sesuai dengan ketentuan Perda kita turunkan," ucap Dudung di Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini