Perempuan Tangguh Indonesia Luncurkan Program Pelatihan Wirausaha Pemula Bidang Kecantikan

Perempuan Tangguh Indonesia Luncurkan Program Pelatihan Wirausaha Pemula Bidang Kecantikan Foto: Ist

Perempuan Tangguh Indonesia memperingati Hari Pahlawan Indonesia dengan meluncurkan program baru, yaitu Pelatihan Wirausaha Pemula bidang Kecantikan Makeup Artist Professional.

Pembukaan program ini berlangsung di kantor salah satu partner penyelenggaraan, yaitu PT Panasonic Gobel. Partner lainnya adalah PT Paragon Technology and Innovation (yang menaungi produk Wardah, MakeOver, Emina dan Kahf), Blibli.com, Mayora dan Oikos Homecare.

Pendiri dan Komisaris PT Paragon Technology and Innovation, Nurhayati Subakat, menyatakan harapannya agar program ini dapat mendorong perempuan Indonesia terus semangat untuk bisa mengembangkan memaksimalkan potensi diri agar lebih berdaya dan bermanfaat untuk sekitarnya.

Baca Juga: Peran Perempuan untuk Percepat Pencapaian SDGs

Hal serupa disampaikan oleh Pembina Perempuan Tangguh Indonesia, Taty Gobel menyatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini ini adalah wujud kepedulian komunitas PTI untuk memberikan bantuan berbentuk pengajaran keterampilan sebagai bekal bekerja atau pun berwirausaha bagi masyarakat khususnya bagi mereka yang memiliki kemampuan berbeda.

Pada pembukaan acara ini, para peserta juga mendapat motivasi dari Indah Ayu pemilik Manglingi by Indah yang menceritakan perjalanan kariernya di dunia MUA yang baru dimulai di usia 29 tahun. Kiat suksesnya adalah terus mengeksplor, bereksperimen dengan produk, tidak takut, dan selalu mengikuti perkembangan dunia makeup lewat internet.

“Kalau sudah mahir, nanti tinggal melihat kekuatan masing-masing di mana, dan jadikan kekuatan itu sebagai daya jual. Contohnya saya yang sekarang akhirnya lebih menekuni makeup komersial, yaitu make up untuk pemotretan saat brand-brand membuat materi promo mereka,” tutur Indah Ayu.

Baca Juga: Bertemu Komnas Perempuan, Bamsoet Soroti Tingginya Kekerasan Terhadap Perempuan

Ketua II PTI, Amy Wirabudi, menuturkan bahwa industri kecantikan di Indonesia terus bertumbuh, bahkan di 2020 dalam kondisi pandemik, masih tercatat laju pertumbuhan sebesar 5,59%. “Mungkin hal ini tidak lepas dari pengaruh kegiatan sehari-hari yang justru jadi lebih memperhatikan kulit wajah karena di rumah saja, dan ditambah tetap berkomunikasi secara virtual, sehingga produk kecantikan baik untuk perawatan mau pun rias wajah tetap digunakan.”

Dengan mempertimbangkan perkembangan ini, Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) melihat adanya peluang ke depannya, yaitu kebutuhan rias wajah termasuk profesi makeup artist apa lagi jika nanti sudah dapat bersosialisasi seperti sedia kala.

”Inilah yang menjadi dasar kami mengadakan Pelatihan Wirausaha Untuk Sahabat Tuli, harapannya langkah kecil ini dapat membantu mereka mendapatkan penghasilan, meningkatkan taraf kehidupan dan sekaligus ikut mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi dalam industri kecantikan,” Amy menjelaskan.

Dari 96 pendaftar, terseleksi 20 Sahabat Tuli yang dapat lanjut mengikuti program perlatihan perdana yang dilakukan dengan 10x pertemuan ini dengan 4 di antaranya dilakukan secara online. Mereka mendapatkan 43 produk kecantikan keluaran Wardah dan MakeOver, mulai dari foundation, two way cake, eye shadow, blush on, lip cream, lipstick, mascara, serum, sampai penjepit dan gunting bulu mata palsu dan brush set 24 pieces, serta masih banyak lainnya lagi.

Sussie Sahroni, yang menjadi pimpinan project program ini menjelaskan, ”Pelatihan ini dirancang dengan 10x pertemuan, 4x di antaranya dilakukan secara daring, dan 6x tatap langsung. Tujuan kami bukan hanya memberikan ‘ikan’ pada yang membutuhkan, melainkan memberikan ‘kail’, sehingga modal yang kami berikan di sini lengkap mulai dari pelatihan keterampilan sampai semua perlengkapan untuk menjadi penata rias profesional. ‘Kami’ yang saya sebut di sini adalah mewakili PTI bersama pihak Wardah, MakeOver, Panasonic Gobel, blibli.com dan Oikos Homecare”.

Selain pelatihan wirausaha untuk menjadi make up artist, di waktu yang berdekatan PTI juga meluncurkan “Pelatihan Wirausaha Pemula berbasis Kuliner” yang memasuki angkatan yang berlangsung dengan dukungan dari Modena, Silfa Cater, dan Orang Tua Group.

Sebelumnya, angkatan pertama telah digelar pada 8 Agustus sampai 5 September 2020, dengan 20 peserta yang semuanya kini telah memiliki brand kuliner dan menerima pesanan. Bahkan salah satu di antaranya, Ali, juga mengikuti lomba kuliner yang diadakan sebuah perusahaan dan meraih juara 2. Ali pun hadir di pembukaan angkatan ke dua ini menjadi pembicara berbagi pengalaman sebagai inspirasi bagi taman-teman tuli peserta angkatan ke 2.

Baca Juga: Korsel Siapkan RUU Aborsi Oleh Perempuan

Selain itu, sebagai inspirasi juga dihadirkan motivator inspiratif Dimas P Muharram, seorang tuna netra yang aktif memberikan motivasi kepada teman-teman disabilitas yang merupakan peraih beasiswa dari Australia, Founder Kartunet dan pegiat aktivis Disabilitas.

Dengan dibukanya kembali angkatan ke dua ini, diharapkan semakin banyak sahabat tuli yang berdaya dan memulai usaha menjual atau memasarkan produk makannya secara mandiri, baik secara offline maupun online. Sebagai bukti keberhasilan mereka sekaligus menjadi inspirasi pada peserta baik program kuliner mau pun program makeup artist, maka sepanjang pelatihan di bulan Pahlawan yang akan berakhir di awal Desember mendatang, snack dan makan siang pun dipesan pada peserta pelatihan wirausaha kuliner angkatan pertama.

“KITA BISA! Kalau kita kompak bergotong royong, maka bersama-sama membangkitkan kembali ekonomi kita yang sempat menurun selama pandemik dan membangun kembali perekonomian rakyat dengan kuat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bergerak bersama seperti yang Perempuan Tangguh Indonesia lakukan”, pungkas Myra Winarko, Ketua Umum Perempuan Tangguh Indonesia.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini