Habib Rizieq Dipastikan Keturunan Nabi Muhammad ke-39

Habib Rizieq Dipastikan Keturunan Nabi Muhammad ke-39 Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Tak hanya sampai di situ, mantan kekasih Samuel Rizal tersebut bahkan melakukan penggalangan dana agar test DNA tersebut terwujud. Ia juga menampilkan nomor rekening untuk penggalangan dana tersebut.

"Dana yang terkumpul nanti akan gue share dan untuk keperluan test DNA-nya tuh manusia ka***," pungkas Nikita Mirzani.

Baca Juga: Klaim Tak Bermasalah dengan Habib Rizieq, Nikita Mirzani Minta Tanggung Jawab...

Nikita Mirzani sebelumnya sempat berseteru dengan Habib Rizieq dan para pengikutnya. Hal tersebut lantaran dirinya menyebut sang habib dengan sebutan tukang obat. Hal tersebut pun mengundang kemarahan dari beberapa pihak. Bahkan, Ustaz Maaher selaku pendukung Habib Rizieq mengancamnya dengan kalimat kasar dan akan mengepung rumahnya.

Kendati demikian, Nikita tampaknya tak gentar. Ia bahkan mengancam untuk melaporkan pihak-pihak yang mengancamnya tersebut.

"Berani enggak tuh manusia yang kalian agung-agungkan (melakukan tes DNA)," katanya menantang.

Sekilas tentang Rabithah Alawiyah

Rabithah Alawiyah adalah sebuah organisasi Islam yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Organisasi ini menghimpun WNI keturunan Arab, khususnya yang memiliki keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW. Organisasi ini berdiri pada 27 Desember 1928 tidak lama setelah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Dewan Pengurus Rabithah Alawiyah ini diketuai Al-Habib Zen Umar bin Smith. Berikut program kerjanya:

Maktab Daimi:

1. Melestarikan Maktab Daimi sebagai satu-satunya lembaga nasab Alawiyin.

2. Pemutahiran data Alawiyin.

3. Pelatihan dan perekrutan kader pelestarian nasab.

4. Melestarikan kerja sama dengan lembaga-lembaga nasab sejenis di luar negeri.

5. Melestarikan riset tentang kabilah-kabilah dalam keluarga besar Alawiyin di dalam dan di luar negeri.

6. Meminta peran serta aktif Maktab Daimi dan cabang.

Keagamaan:

1. Sosialisasi Thariqah Alawiyyah di kalangan keluarga Alawiyin dan masyarakat pada umumnya.

2. Menjadikan Rabithah Alawiyah sebagai mediator bagi Alawiyin dan masyarakat umum dalam hal-hal yang berkaitan dengan hukum Islam sesuai dengan Thariqah Alawiyyah.

3. Berperan aktif dan menjalin hubungan dengan organisasi masyarakat, lembaga Islam, dan instansi pemerintahan.

4. Wadah pemersatu para da’i Thariqah Alawiyyah dengan membantu dan mengaktifkan pengiriman para da’i ke daerah-daerah dalam forum silaturahmi.

5. Pelindung Alawiyin dari program pemurtadan yang bersifat komperhensif.

Selain itu, ada juga program di bidang pendidikan dan kesejahteraan. Kemudian pendanaan dan keorganisasian. Rabithah Alawiyah berkantor pusat di Jalan TB Simatupang No 7A Jakarta.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini