Jokowi & Mega Didoakan Buruk, Habib Rizieq dan Pendukungnya Didoakan Baik

Jokowi & Mega Didoakan Buruk, Habib Rizieq dan Pendukungnya Didoakan Baik Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Sekretaris Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Nasyirul Falah Amru ikut berkomentar terkait peringatan Maulid Nabi SAW di Markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan itu, salah satu pendukung Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, yaitu Habib Idrus mendoakan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri berumur pendek.

Nasyirul Falah atau akrab disapa Gus Falah pun menyayangkan doa tersebut. Terlebih, dalam ceramahnya, Habib Rizieq juga menyebut kata 'lonte' untuk menyebut sosok yang menghinanya akhir-akhir ini.

Baca Juga: Habib Rizieq Didenda Rp50 Juta, HRS Center: Jelas Bukan Pelanggaran Pidana!

Menurut Gus Falah, doa Habib Idrus itu bagaikan meludah ke langit yang akan terpercik ke wajah sendiri. "Sesama muslim, masa mendoakan yang tidak baik? Dalam kitab Risalatul Mu'awanah karya Al Allamah Sayid Abdullah bin Alawi Al Hadad, juga dijelaskan larangan mendoakan jelek baik pada diri sendiri maupun kepada sesama muslim," papar Gus Falah, Kamis (19/11/2020).

Dalam kitab itu, dia menuturkan, bila suatu laknat sudah keluar dari mulut seseorang akan naik ke arah langit, maka ditutuplah pintu-pintu langit di hadapannya sehingga dia turun kembali ke bumi dan pintu-pintu bumi pun tertutup baginya.

"Lalu dia menuju orang yang dilaknat, bila yang bersangkutan patut menerimanya. Tapi bila yang dilaknat tidak layak menerimanya, maka laknat itu akan kembali pada orang yang mengucapkannya," ucapnya.

Selain itu, Gus Falah juga mengingatkan dengan sebuah Hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan tentang doa bencana. "Jangan mendoakan bencana atas dirimu sendiri, anak-anakmu atau harta bendamu. Jangan-jangan itu bertepatan dengan pengabulan doa oleh Allah SWT."

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini