Digelar Secara Hybrid, PGConf.Asia 2020 Jadi Conference Terbesar di Asia

Digelar Secara Hybrid, PGConf.Asia 2020 Jadi Conference Terbesar di Asia Foto: Unsplash/Marvin Meyer

Situasi pandemi memaksa PostgreSQL Conference (PGCONF) yang digelar tahun ini beralih ke format virtual. Namun karena itu pula, konferensi PostgreSQL di 2020 menjadi sangat istimewa karena lebih akbar dibandingkan sebelumnya. 

Di tahun ini, PostgresConf.CN dan PGConf.Asia menjadi tuan rumah bersama. Istimewanya lagi, untuk pertama kalinya, PostgreSQL Conference digelar secara hybrid, yang menggabungkan berbagai acara yang berlangsung secara online dengan sesi offline tambahan yang digelar di sejumlah kampus universitas terkemuka di Tiongkok. Membuat kegiatan tersebut menjadi salah satu konferensi PostgreSQL terbesar yang pernah diselenggarakan di Asia.

Kegiatan PostgreConf.CN 2019 berlangsung di Beijing, dihadiri para pengguna, pengembang, dan berbagai komunitas PostgreSQL dari seluruh dunia. Sedangkan PGConf.Asia juga merupakan acara tahunan PostgreSQL. Tahun lalu, Indonesia jadi tuan rumah PGConf.Asia 2019 yang berlangsung di Bali.  Baca Juga: Indonesia Raup Rp9,5 Triliun dari Pameran Dagang TEI

Pada PGConf.Asia 2020 yang berlangsung pada 17-20 November 2020, seperti perhelatan di tahun sebelumnya, acara ini akan menjadi pusat pengembangan dan diskusi teknis terkait PostgreSQL di antara pengguna dan pengembang PostgreSQL serta ahli dari seluruh dunia.  Baca Juga: PUPR Gelar Pameran Virtual Jembatan Ikonik, Bisa Ambil Foto Kece buat Percantik Instagram

Konferensi tingkat dunia ini akan menghadirkan puluhan pembicara internasional, termasuk Indonesia. Pembicara dari Indonesia di forum tersebut ada 3 orang, salah satunya  CEO PT. Equnix Business Solutions, Julyanto Sutandang, yang mewakili pegiat dan ahli PostgreSQL dari Indonesia sekaligus juga sebagai Global Committee PGConf.Asia 2020. Dalam kesempatan ini, Julyanto akan mengisi salah satu sesi di tanggal 19 November 2020 yang membahas pentingnya sertifikasi PostgreSQL global (PostgreSQL Global Certification).

"Belum ada standarisasi penyampaian layanan, dan tidak ada cara pengukuran untuk memberi tahu calon pengguna agar mempertimbangkan PostgreSQL sebagai solusi bisnis," kata Julyanto, dalam siaran pers, Selasa (17/11/2020). 

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini