Pemprov DKI: Kita Tak Perkenankan Kegiatan Apapun yang Menimbulkan Kerumunan

Pemprov DKI: Kita Tak Perkenankan Kegiatan Apapun yang Menimbulkan Kerumunan Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut, saat libur panjang Tahun Baru 2020 tidak akan ada perayaan pesta kembang api maupun acara lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

"Yang pasti di tahun baru ini tidak ada perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada pengerahan massa, seperti tahun sebelumnya, konser musik, konser budaya, tari-tarian, nyanyi-nyanyian dan sebagainya, tahun ini tidak ada lagi,"  kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Senin (16/11).

Ariza, sapaan wagub DKI, menjelaskan, pihaknya pun tidak akan mengizinkan pelaksanaan perayaan apapun yang berpotensi menimbulkan kerumunan orang saat perayaan Tahun Baru 2020. Salah satunya peniadaan perayaan kembang api di Monas.

"Iya betul (tidak ada perayaan kembang api di Monas). Kalau selama masih ada covid kita tidak perkenankan kegiatan apupun yang menimbulkan kerumunan dan menyebarkan virus," tegas dia.

Dia menambahkan, hingga kini jajarannya sedang mendiskusikan pelaksanaan acara Tahun Baru 2020 yang tidak membuat terjadinya kerumunan massa. Selain itu, juga akan disesuaikan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Tahun Baru ini, kita sedang mencari format yang baik, utamanya tidak ada kerumunan massa. Kita akan laksanakan cara sesuai protokol covid," ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini