Anjloknya Saham Zoom Diprediksi Hanya Sementara, Sisanya Akan Kembali Berjaya!

Anjloknya Saham Zoom Diprediksi Hanya Sementara, Sisanya Akan Kembali Berjaya! Kredit Foto: CNBC.com

Kehadiran aplikasi Zoom Video Communications Inc. telah menjadi penyelamat bagi banyak orang. Aplikasi ini sangat berguna di tengah pandemi lantaran dimanfaatkan sebagai sarana meeting, belajar-mengajar, pertemuan keluarga dan berbagai bisnis untuk lebih dari 300 juta orang setiap harinya.

Namun, kehadiran vaksin Covid-19 dari Pfizer yang digarap bersama BioNTech telah mengoreksi saham Zoom dalam-dalam usai sahamnya meroket 500% tahun ini. Eric Yuan, sang pendiri yang juga CEO sempat merasakan sensasi menjadi orang terkaya ke-40 dunia dengan kekayaan USD28,6 miliar (Rp403 triliun). Meski demikian, analis Bloomberg Intelligence memprediksi bahwa tren Zoom akan tetap berjaya.

Baca Juga: Saham Zoom Tekor Parah, Kekayaan Eric Yuan Langsung Terkuras Dalam-Dalam!

"Saya tidak berpikir tren seputar e-commerce, video collaboration atau pergeseran ke cloud akan berubah akibat vaksin tersebut," ujar analis Bloomberg Intelligence, Mandeep Singh.

Sebagaimana diketahui, saham Zoom telah turun sebanyak 17% pada perdagangan Senin. Hal ini membuat kekayaan Yuan turun USD5,1 miliar atau Rp72 triliun. Yuan sendiri telah menjual lebih dari USD275 juta saham Zoom tahun ini, namun ia masih bernilai USD20 miliar (Rp282 triliun). (kurs Rp 14.118)

Meski demikian, Zoom meyakini bahwa bisnis yang mereka jalani akan tetap positif setelah pandemi terkendali. Direktur Keuangan Zoom, Kelly Steckelberg mengatakan bahwa orang-orang akan tetap memakai Zoom dan tak akan bosan dengan aplikasi garapan mereka.

"Komunikasi video telah diintegrasikan ke dalam semua aspek kehidupan," ujarnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini