Licik, Rakyat Armenia Sengaja Bakar Rumah Sebelum Diserahkan ke Azerbaijan

Licik, Rakyat Armenia Sengaja Bakar Rumah Sebelum Diserahkan ke Azerbaijan Kredit Foto: Antara/Gor Kroyan/REUTERS

Arsen (35) mengatakan dia dan etnis Armenia lainnya tidak ingin meninggalkan sesuatu yang berguna untuk Azerbaijan. “Mereka harus membangun rumah sendiri dari awal,” tegas dia.

Wartawan Reuters melihat enam rumah, sekitar setengah desa, terbakar di Charektar pada Sabtu.

Armenia12.jpg

Seorang pria, yang menolak menyebutkan namanya, mengatakan orang-orang Armenia mengangkut semua yang mereka bisa saat truk di dekatnya memuat barang-barang rumah tangga.

Beberapa penduduk Armenia mengunjungi daerah itu pada Sabtu untuk melihatnya, mungkin untuk yang terakhir kalinya, dan menyaksikan desa terbakar.

Seorang wanita Armenia menangis saat melihat pemandangan itu.

Arsen mengatakan dia telah mengetahui kesepakatan damai dari pejuang lain.

“Mereka menelepon saya dan berkata, ‘Pulanglah dan bawa semua yang Anda miliki. Mereka (suku Azeri) harus memasuki wilayah itu paling lambat tanggal lima belas (November),” kenang dia.

Dia dan istrinya berencana pergi bersama keempat anak mereka ke Armenia dan menyewa flat di sana.

Ditanya mengapa dia dan penduduk desa lainnya takut untuk tetap tinggal, dia berkata mereka takut Azerbaijan akan membunuh mereka.

“Pernahkah Anda melihat orang Armenia dan Azeri tinggal bersama?” ujar dia.

“Kami meninggalkan semua batu nisan (kerabat kami) di sini. Mimpi buruk bukanlah kata yang tepat untuk ini," pungkas dia.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini