Nasabah Prudential Ngamuk Gebrak Meja: Tukang Tipu Semua

Nasabah Prudential Ngamuk Gebrak Meja: Tukang Tipu Semua Kredit Foto: Reuters

Prudential Indonesia angkat suara terkati video nasabahnya, Andreas Simanjorang, yang marah di kantor Prudential. Nasabah tersebut menunjukkan ketidakpuasan terhadap polis asuransinya.

Chief Marketing and Communications Officer Prudential Indonesia, Luskito Hambali, mengatakan bahwa pihak kantor pusat Prudential telah menghubungi nasabah yang bersangkutan dan memberikan penjelasan skema produk dan skema asuransi jiwa secara menyeluruh.

Baca Juga: Intip! Inovasi Prudential Indonesia Selama 25 Tahun

Dalam menyampaikan aspirasi, Prudential Indonesia berharap semua pihak tetap mengutamakan ketertiban dan kesehatan karena hal tersebut merupakan hal yang paling penting, terutama di tengah pandemi saat ini.

"Kami senantiasa berkomitmen untuk selalu mendengarkan aspirasi dan keluhan nasabah kami, serta berusaha untuk menyelesaikan keluhan dan ketidakpuasan, dengan menyediakan jalur komunikasi khusus yang telah disediakan oleh perusahaan," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (13/11/2020).

Untuk itu, Prudential mengimbau kepada seluruh nasabah untuk dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada mereka agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku melalui customer line di 1500085 atau melalui e-mail customer Prudential.

"Selain itu, apabila nasabah berpendapat terdapat kekeliruan dan/atau sengketa dari polis asuransi yang dimiliki, kami mengimbau bahwa nasabah dapat menyampaikan keluhan ke Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI)," ujarnya.

BMAI adalah lembaga independen dan imparsial yang secara resmi beroperasi pada 25 September 2006. BMAI dibentuk dengan tujuan memberikan representasi yang seimbang antara Pemegang Polis dan Penanggung/Perusahaan Asuransi.

"Sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa di Indonesia yang memiliki rekam jejak pelayanan yang baik selama 25 tahun, kami ingin menekankan bahwa Prudential Indonesia selalu berfokus pada nasabah dan berkomitmen untuk senantiasa memberikan perlindungan kepada nasabah," tegas Luskito.

Prudential Indonesia juga selalu berpegang teguh untuk menjalankan bisnis secara patuh, sesuai dengan tata kelola yang berlaku, bertanggung jawab, dan berkomitmen penuh untuk membayarkan klaim yang sesuai dengan syarat dan ketentuan polis.

Sebagai informasi, Andreas Simanjorang mengungkapkan kekesalannya kepada layanan Prudential. Hal ini disampaikan dalam sebuah video yang viral. "Tukang tipu semua," ujarnya sambil menggebrak meja. 

Dirinya pun berkeliling kantor Prudential yang di dalamnya tidak ada pekerja. "Ke mana kalian. Ke luar kalin. Pada kabur semua. Katanya menjanjikan 10 tahun buat masa depan, rupanya bohong semua," tuturnya sambil berteriak-teriak.

Dirinya pun mengajak nasabah Prudential lainnya untuk memeriksa polis asuransi saat ini. Sebab, polis asuransi yang dimiliki Andreas tidak sesuai dengan yang diharapkannya. 

"Saudara-sudara yang punya klaim di prundt cek. Karena banyak tukang tipunya. Pada kabur semua, lihat itu, tidak ada yang berani," ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini