Heboh Rp22 M Milik Nasabah Maybank Raib, Rektor Perbanas Desak Audit Internal

Heboh Rp22 M Milik Nasabah Maybank Raib, Rektor Perbanas Desak Audit Internal Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Rektor Perbanas Institute Hermanto Siregar menilai adanya fraud yang terjadi di kasus pembobolan nasabah Maybank. Hal ini seiring atlet e-sport Winda yang tabungannya hilang Rp22 miliar di Maybank.

"Memang kalau kita lihat masih ada fraud di berbagai perbankan kita. Sebenarnya dibandingkan jam dan operasional perbankan relatif kecil tetap saja hal sepeti ini terjadi ke depannya semakin ditingkatkan lagi internal pengawasan itu yang paling penting dilakukan," ujar Hermanto dalam video virtual, Jumat (13/11/2020).

Menurutnya, ini jadi gambaran secara umum bahwa pengawasan perbankan masih lemah. Sehingga perlu adanya internal audit yang perlu dilakukan dalam kasus Maybank.

Baca Juga: Marak Kasus Pembobolan Rekening: BTPN, Maybank, hingga Commonwealth, Mereka Lepas Tangan

"Ini relatif kecil kalau kita hitung total transaksi yang ada namanya manusia ada saja penyimpangan itu dari pihak penyelenggaraan pegawai bank ini akan berhati-hati internal audit di perbankan dan setiap pegawai," katanya.

Kuncinya agar masalah bisa diselesaikan adalah agar perbankan menjaga dana nasabah. Jika ada penyelewengan itu, penggunaan teknologi perlu dilakukan agar bisa mengenali fraud yang terjadi.

"Jadi penerapan teknologi perlu dilakukan," tandasnya.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini