Konten Interaktif dan Update, Bawa Oxone Berjaya di Digital

Konten Interaktif dan Update, Bawa Oxone Berjaya di Digital Kredit Foto: Dok. Oxone

Dengan penjualan yang shifting ke digital, untuk memperkuat layanan, maka Oxone mengalihkan para SPG untuk bekerja secara digital. Strategi ini sangat berhasil, Oxone menjadi brand yang terbilang tumbuh meski dikala pandemic.

Digital juga membantu kegiatan CSR Oxone. Selama ini Oxone sangat aktif dalam kegiatan CSR terutama membantu anak-anak disabilitas khususnya penderita down syndrome. Yenni menyebutkan sebelum pandemi, pihaknya bekerjasama dengan Ikatan Sindroma Down Indonesia (ISDI) untuk rutin menggelar acara memasak atau cooking class di sekolah-sekolah.

Kegiatan ini tidak terhenti di masa pandemi, Yenni tetap menghadirkan cooking class secara digital. Bahkan Yenni menilai antusiasme tinggi tetap terlihat dari anak anak peserta walaujpun dilakukan secara online.

Yenni juga menyebutkan kesuksesan branding di dalam dunia digital ini membuktikan keberhasilan Oxone beradaptasi dengan jaman. Komitmen untuk melakukan branding sudah menjadi bagian dari misi perusahaan untuk membesarkan Oxone sejak berdiri 2001 silam.

Pada tahun itu, memaksimalkan semua corong komunikasi dan pemasaran yang ada. Dari komunikasi ATL yakni TVC hingga beriklan di media massa, seperti majalah, koran dll. Lalu, BTL seperti outlet dan display di mal dan pusat perbelanjaan.

Jika anda konsumen setia Oxone mungkin masih ingat produk-produk Oxone dari acara kuis di televisi. Ya benar itu juga salah satu strategi branding oleh Oxone kala itu dengan menjadikan produknya sebagai hadiah untuk pemenang kuis.

Totalitas dalam branding tersebut sebanding dengan exposure yang didapat karena berhasil membangun awareness dan memperkuat positioning Oxone di masyarakat. Kegigihan branding pada masa itu berhasil diaplikasi kembali oleh Yenni untuk membangun branding secara digital. 

“Tidak heran jika Oxone mendapat banyak apresiasi berupa sejumlah penghargaan di ranah digital karena DNA sukses untuk branding sudah tertempa ketika masih secara konvensional dulu,” tutup Yenni.

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini