Kejayaan Trump Belum Berakhir, Miliarder Ini Sebut Trump Masih Punya Peluang

Kejayaan Trump Belum Berakhir, Miliarder Ini Sebut Trump Masih Punya Peluang Foto: Antara/REUTERS/Carlos Barria

Sepuluh hari setelah pemilihan presiden 2020, Presiden Donald Trump masih belum menyerah. Ditambah lagi, kasus Covid-19 harian di AS telah mencapai rekor tertinggi hingga 145.000 per hari. Di tengah krisis dan transisi nasional, miliarder David Rubenstein yang merupakan pendiri Carlyle Group, salah satu firma ekuitas swasta terbesar di dunia mengungkap pendapatnya mengenai apa yang harus menjadi prioritas untuk mengurangi efek pandemi di AS.

"Siapa pun yang mencalonkan diri kembali sebagai presiden Amerika Serikat di tengah pandemi akan memiliki masalah," ujar Rubenstein tentang Trump yang penanganan pandemiknya dikritik habis-habisan.

Baca Juga: Miliarder Investor Desak Trump Akui Kekalahan: Saatnya Gulung Tikar, Trump!

Hambatan terbesar AS hingga hari ini adalah mengatasi pandemi, yang telah menjadi krisis kesehatan masyarakat dan juga krisis ekonomi, menurut Rubenstein.

"Sampai pandemi berlalu, siapa pun yang menjadi presiden harus menghadapi ekonomi yang lebih lemah dari yang seharusnya," ujarnya.

Rubenstein berharap Biden fokus pada undang-undang perawatan kesehatan dan inisiatif lain untuk mengatasi ketidaksetaraan pendapatan yang telah diperburuk oleh pandemi. Hampir 50 juta orang Amerika mengajukan klaim tunjangan pengangguran selama 15 minggu dari pertengahan Maret hingga akhir Juni.

Jumlah pengangguran di AS turun menjadi 11,1 juta di bulan Oktober, membawa tingkat pengangguran turun menjadi 6,9% dari level terburuk 14,7%, di bulan April. Rubenstein memperkirakan setelah Biden mengambil alih Gedung Putih, Trump akan fokus pada bisnisnya.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini