Jokowi Minta Kemitraan ASEAN-Korsel Jamin Ketersediaan Obat dan Vaksin Corona

Jokowi Minta Kemitraan ASEAN-Korsel Jamin Ketersediaan Obat dan Vaksin Corona Kredit Foto: Antara/Biro Pers/Lukas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada KTT ke-21 ASEAN-Korea Selatan menyampaikan optimisme terhadap kemitraan ASEAN dan Korea Selatan tidaklah surut. Meskipun harus diakui, dunia saat ini tengah dilanda pandemi beserta dampak yang ditimbulkannya.

Kemitraan erat yang terjalin tersebut justru dapat berkontribusi bagi upaya menanggulangi pandemi dan pemulihan ekonomi di kawasan.

Baca Juga: KTT ASEAN ke-37 Angkat Isu Sengketa Laut China Selatan

“Akhir tahun lalu, di Busan, saya menyampaikan optimisme terhadap kemitraan ASEAN-Korea Selatan. Di tengah situasi pandemi ini saya tetap optimistis. Optimistis bahwa kemitraan strategis ASEAN-Korea Selatan dapat berkontribusi bagi upaya melawan pandemi dan pemulihan ekonomi di kawasan,” tutur Presiden Joko Widodo saat berpidato pada KTT ke-21 ASEAN-Korea Selatan dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020).

KTT kali ini diselenggarakan secara virtual sebagai penerapan protokol kesehatan.

Menurut Presiden, optimisme tersebut harus diwujudkan dalam dua hal, yakni kolaborasi antara ASEAN dan Korea Selatan dalam pemulihan kawasan serta penguatan kerja sama dalam hal ketahanan kesehatan.

Kolaborasi bagi pemulihan ekonomi kawasan diperlukan untuk menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat dan dunia usaha yang nantinya dapat membantu daya ungkit ekonomi kawasan.

Menurutnya, Salah satu upaya menumbuhkan harapan baru masyarakat adalah integrasi ekonomi di kawasan termasuk melalui RCEP dan FTA (free trade agreement) ASEAN-Korea Selatan.

"Saya mengapresiasi komitmen Korea Selatan terhadap integrasi ekonomi kawasan dan penandatanganan RCEP tahun ini,” ucap Presiden.

Selain itu, Presiden melanjutkan, ASEAN dan Korea Selatan harus bekerja keras menjamin rantai pasokan global termasuk melalui perluasan investasi Korea Selatan di Asia Tenggara dan memperkuat ASEAN sebagai basis produksi Korea.

Transformasi digital dan teknologi pada UMKM serta penguatan kerja sama ekonomi kreatif juga dapat mendorong bergeraknya ekonomi di kawasan.

Adapun untuk penguatan kerja sama dalam hal ketahanan kesehatan, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pemulihan ekonomi hanya dapat berjalan baik bila terdapat jaminan kesehatan.

Di masa pandemi ini, penanganan kesehatan akibat pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi harus berjalan beriringan.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini