2 Tentara Kena Hukum Gegara Teriak Dukung Habib Rizieq, Siap-Siap, Panglima Kena...

2 Tentara Kena Hukum Gegara Teriak Dukung Habib Rizieq, Siap-Siap, Panglima Kena... Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Aksi prajurit TNI yang mengungkapkan dukungannya kepada Habib Rizieq Shihab yang baru saja pulang dari Arab Saudi menjadi perbincangan luas.

Baca Juga: Habib Rizieq Pulang Kampung, FPI Harus Jadi Front Peaceful Islam Ya, Bisa?

Dua prajurit TNI ini, yakni Kopda Asyari yang berteriak "Kami Bersamamu Habib Rizieq" yang videonya viral di media sosial dan Serka BDS yang merekam aksinya bernyanyi menyambut Habib Rizieq.

Baca Juga: Pulang dari Arab, Habib Rizieq Langsung Ngegas Kasih Ceramah Sentil-sentil 'Orang yang Sok Bijak'

Video aksi keduanya viral di media sosial. Keduanya pun dijatuhi hukuman. Kopda Asyari dihukum kurungan 14 hari. Sedangkan terkait Serka BDS, TNI tengah mengusut kasus tersebut.

Alhasil, hukuman terhadap dua prajurit TNI ramai dibicarakan dan menjadi polemik. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menilai semestinya ekspresi hormat dua prajurit TNI itu tidak berbuntun panjang.

Menurut dia, dari dahulu, TNI memang dikenal dekat dengan ulama. Bahkan dalam sejarah, Jenderal Besar Sudirman yang merupakan Bapak TNI sangat hormat dengan KH Syubchi Parakan.

"Dari dulu, TNI dikenal dekat dengan Ulama. Jenderal Sudirman, Bapak TNI, sangat hormat dengan KH Syubchi Parakan. HRS sejak di Makah nyatakan: Beliau tidak memusuhi Pemerintah atau TNI. Ekspresi hormat dua Prajurit itu mestinya tidak berbuntut panjang, tapi harumkan nama TNI & kuatkan NKRI," kata Hidayat Nur Wahid melalui akun Twitternya, @hnurwahid, Kamis 12 November 2020.

Pria yang biasa disapa HNW ini menyatakan itu menanggapi cuitan anggota DPR Fadli Zon. Menurut Fadli, tidak masalah jika prajurit TNI bersimpati atas kedatangan Habib Rizieq.

"Apa salahnya kalau ada prajurit TNI simpati atas kedatangan ulama besar Habib Rizieq Syihab dari Saudi Arabia setelah 3,5 tahun? Jangan mengirim pesan salah kepada publik. TNI selalu baik dengan ulama, kiai, habaib n tokoh-tokoh agama. Jangan perlakukan prajurit tersebut seperti kriminal. @Puspen_TNI @_TNIAU @tni_ad," kata Fadli melalui akun Twitternya, @fadlizon, Kamis 12 November 2020. 

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini