Bensin Sawit, Bentuk Tekad Sumsel Wujudkan Energi Berkelanjutan

Bensin Sawit, Bentuk Tekad Sumsel Wujudkan Energi Berkelanjutan Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Provinsi Sumatera Selatan khususnya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan segudang sumber energi di Indonesia bertekad untuk memaksimalkan produksi energi berkelanjutan di berbagai aspek, baik perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi kreatif, maupun pariwisata.

Terkait hal tersebut, pemerintah Muba menggandeng MarkPlus, Inc. untuk mengoptimalisasi pengelolaan serta produksi energi berkelanjutan sesuai dengan SDGs hingga tahun 2030 mendatang. Founder and Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya mengatakan, "Muba punya potensi besar sebagai percontohan energi berkelanjutan bagi daerah hingga negara lain, contohnya program perkebunan rakyat."

Baca Juga: Catatan Nilai Penjualan PTPN III Melalui Produk Turunan Kelapa Sawit

Lebih lanjut Hermawan mengemukakan, untuk menyongsong visi 2030 tersebut, harus dimulai dengan perencanaan program di tahun 2021 hingga 2030 yang diyakini sebagai tahun relief atau penuh bantuan mengingat investasi, ekspor, dan konsumsi masyarakat turun drastis. Oleh karena itu, strategi untuk recovery dan membuat negara luar melirik Indonesia khususnya Musi Banyuasin perlu diperhitungkan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, optimis bahwa daerah yang sedang dipimpinnya mampu menjadi ibu kota energi berkelanjutan berbasis kelapa sawit di tahun 2030. Mengingat saat ini sudah berjalan beberapa program terkait keberlanjutan salah satunya produksi bensin dari kelapa sawit. Dengan ini, tujuan Muba di tahun 2025 menjadi nation of champion sustainable economy atau juara nasional tentang ekonomi berkelanjutan dapat segera tercapai.

"Ini bukan hanya mimpi, tapi sudah dirintis dan masuk tahap proses. Produksi bensin sawit dari Musi Banyuasin akan dimulai dalam waktu dekat," papar Dodi.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini