Regulasi China Makin Ribet, 5 Raksasa Teknologi Ini Telan Kerugian Rp3.532 T!

Regulasi China Makin Ribet, 5 Raksasa Teknologi Ini Telan Kerugian Rp3.532 T! Foto: Bloomberg

Tak hanya para miliarder China yang merasakan hartanya tercecer, kini saham raksasa teknologi top China juga terpukul karena masalah regulasi terus meningkat.

Pada Rabu sore di Asia, saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong anjlok 8,86% sementara Tencent turun 5,38%. Pembuat smartphone Xiaomi juga turun 5,73% dan perusahaan layanan pengiriman Meituan Dianping, turun 7,47%. E-commerce JD.com juga sahamnya anjlok 8,11%.

Dikutip dari CNBC di Jakarta, Rabu (11/11/2020) Indeks Hang Seng Tech juga mengalami penurunan besar hingga 5,6%.

Baca Juga: Dianggap Salah Nilai Regulator China, Jack Ma Akhirnya Nurut Juga!

Kerugian gabungan dari lima kelas kakap teknologi ini telah dirasakan sejak penutupan Senin usai lebih dari USD250 miliar yang setara dengan Rp3.532 triliun dihapuskan dalam hal kapitalisasi pasar, berdasarkan perhitungan CNBC. (kurs Rp14.129/dolar)

Regulator China baru-baru ini mengumumkan rancangan aturan yang bertujuan mengekang perilaku monopoli lewat platform internet. Pergerakan itu bisa semakin diperburuk oleh rotasi global dari saham teknologi yang terlihat secara global dalam beberapa hari terakhir.

Perkembangan positif dari vaksin virus corona telah memacu harapan pemulihan di berbagai bidang seperti agen perjalanan, dan investor menjual turun teknologi dan beralih ke saham di sektor energi dan industri.

Pengumuman oleh regulator China datang sekitar seminggu setelah IPO Ant Group milik Alibaba ditangguhukan. Senin lalu, bank sentral China dan regulator mengeluarkan draf aturan baru untuk pinjaman mikro online yang dapat memengaruhi Ant Group.

Mengikuti perkembangan itu, Alibaba yang memiliki sekitar 33% saham di Ant Group, harus pasrah sahamnya terjun bebas.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini