Buktikan Vaksinnya Aman, Bos Pfizer Ingin Jadi Orang Pertama yang Disuntik

Buktikan Vaksinnya Aman, Bos Pfizer Ingin Jadi Orang Pertama yang Disuntik Kredit Foto: IStock

Vaksin COVID-19 buatan Pfizer yang menjadi harapan baru dunia agar bisa kembali normal. Perusahaan farmasi ini kemungkinan akan menyiapkan jutaan dosis vaksin pada akhir tahun 2020. CEO Pfizer Albert Bourla pun bersedia menjadi salah satu yang pertama menerimanya.

Dilansir dari New York Post di Jakarta, Selasa (10/11/2020) produsen obat yang berbasis di Manhattan itu berharap dapat menghasilkan hingga 50 juta dosis suntikan secara global tahun ini. Mereka juga yakin dapat memproduksi 1,3 miliar dosis pada akhir 2021.

Baca Juga: Vaksin Pfizer Ampuh, Kekayaan Miliarder di Baliknya Langsung di Atas Awan!

Pfizer menawarkan perkiraan manufaktur terbaru saat mengumumkan vaksin yang dikembangkannya bersama perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech. Tingkat efektivitas yang tinggi itulah dapat menjadi pengubah permainan. Bourla ingin menunjukkan kepada publik bahwa vaksin tersebut aman.

"Saya sangat ingin menjadi orang pertama yang menunjukkan kepada dunia bahwa saya yang pertama," ujar pria 50-an tahun ini kepada CNBC.

Meski demikian, apabila ada beberapa pertimbangan termasuk dosis yang terbatas, ia akan merelakan jika tak bisa menjadi orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19.

Pfizer dan perusahaan farmasi lainnya dapat menghadapi perjuangan berat dalam meyakinkan publik untuk menerima vaksin yang baru dikembangkan ini. Vaksin COVID-19 dianggap penting untuk mengakhiri pandemi yang mematikan.

Pfizer mengatakan tidak ada masalah keamanan yang muncul dari studi vaksin yang melibatkan lebih dari 43.000 orang. Perusahaan farmasi ini juga menghasilkan data yang menunjukkan bahwa vaksin tersebut dapat diproduksi secara konsisten untuk memenuhi standar kualitas.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini