Kembali, Parpol Dinilai Bakal 'Lirik' Habib Rizieq

Kembali, Parpol Dinilai Bakal 'Lirik' Habib Rizieq Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, akan tiba di Tanah Air pada Selasa (10/11/2020). Setibanya di Indonesia, Habib Rizieq kemungkinan bakal diajak gabung parpol.

Banyak spekulasi mengenai kepulangannya dari Arab Saudi, tetapi sebagian besar yakin Habib Rizieq tetap kritis terhadap pemerintah. Pengamat politik Anang Sujoko mengatakan, selama ini segala sesuatu yang dilontarkan Habib Rizieq itu berdasarkan pada sebuah keyakinan. Dia berharap Habib Rizieq konsisten dalam menyampaikan kritik terhadap pemerintah.

Baca Juga: Mahfud MD: Habib Rizieq Harus Dikawal dengan Baik!

Dosen Universitas Brawijaya itu menilai belum melihat perubahan sikap dari Habib Rizieq. Kalaupun ada perubahan, menurutnya, akan dibicarakan Habib Rizieq dengan pendukungnya melalui musyawarah.

"Ada kekhawatiran dari teman-teman pengamat akan berubah haluan. Sementara ini, kemungkinan itu belum nampaknya," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (9/11/2020).

Sebagai tokoh agama yang menaungi ormas Front Pembela Islam, kiprah Habib Rizieq mengalami pasang surut. Dia dan FPI pernah dicap sebagai ormas yang kerap mengambil jalan kekerasan, seperti sweeping pada tempat makan, kafe, dan bar, yang buka pada bulan puasa.

Bahkan, Habib Rizieq pernah dipenjara pada tahun 2008. Majelis Hakim menyebut Habib Rizieq melakukan penghasutan terhadap pendukungnya untuk menyerang massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Monas, Jakarta Pusat.

Kiprahnya mulai mendapatkan simpati saat menuntut proses hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada 2016. Sejak saat itu, sosoknya menjadi cukup berpengaruh dalam dunia perpolitikan.

Anang memprediksi akan ada partai politik (parpol) yang mendekati Habib Rizieq dan mengajak bergabung. Salah satu yang disebut ngebet menarik Habib Rizieq adalah Masyumi Reborn.

Jika Habib Rizieq menerima tawaran parpol, menurut Anang, akan mengurangi keleluasaannya. Sosoknya sebagai tokoh agama harusnya lebih memosisikan diri untuk mengayomi umat. Apalagi kemungkinan pengikutnya tidak ikut satu parpol saja, tetapi tersebar.

"Untuk saat ini, belum ada parpol yang memiliki garis pemikiran seperti Habib Rizieq. Parpol di Indonesia itu dalam beberapa halnya sifatnya kompromi. Sementara itu, dalam keyakinan Habib Rizieq itu sangat kenceng sekali," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini