Mengejutkan! Media Sosial China Jadi Panggung Diskusi Politik Soal Joe Biden

Mengejutkan! Media Sosial China Jadi Panggung Diskusi Politik Soal Joe Biden Foto: Antara/REUTERS/Tingshu Wang

Nama Presiden Terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, kini jadi topik pembicaraan terhangat di media sosial China. Padahal media sosial di negeri tirai bambu itu dikontrol ketat dan jarang digunakan untuk diskusi politik.

Hingga Minggu sore, postingan mengenai Biden di Weibo, semacam Twitter, sudah dilihat sebanyak 730 juta kali. Sedangkan di aplikasi WeChat, mirip Facebook, juga tak kalah ramainya.

Baca Juga: Raja dan Putra Mahkota Saudi Gak Ketinggalan Kasih Selamat ke Biden-Harris

“Semua orang sangat peduli dengan pemilu AS, tapi saya bahkan tidak tahu siapa Wali Kota Shanghai,” kata salah satu pengguna Weibo seperti dilansir dari laman Asia One, Senin, 9 November 2020.

Banyak dari netizen China membahas soal kemungkinan Donald Trump yang belum mengakui kekalahan menolak meninggalkan Gedung Putih.

"Ketika (Biden) memasuki Gedung Putih Januari mendatang, dia akan menghadapi serangkaian tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya: bagaimana membawa Trump keluar dari Gedung Putih," kata pengguna Weibo lainnya.

Media pemerintah China juga membahas soal pemilihan presiden AS di Weibo. Mereka lebih fokus pada potensi ketidakpastian pasca-pemilihan.  

Acara yang dipandu oleh media corong Partai Komunis berbahasa Inggris, People's Daily, berjudul "Emosi pemilih AS sangat terpecah" telah dilihat lebih dari 81 juta kali pada Minggu sore.

Sejumlah pengamat di China mengatakan kemenangan Biden adalah proses demokrasi biasa yang terjadi di AS. Namun, salah satu dari mereka juga mengingatkan China untuk hari-hati dalam mengambil keputusan terkait presiden AS yang baru.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini