Kepergian Trump dari Gedung Putih Melegakan Rakyat Palestina karena...

Kepergian Trump dari Gedung Putih Melegakan Rakyat Palestina karena... Kredit Foto: Antara/REUTERS/Joshua Roberts

Palestina menyambut baik kekalahan Donald Trump dalam pemilihan umum Amerika Serikat (AS). Sejumlah pejabat Palestina mengatakan bahwa kepergian Trump dari Gedung Putih akan melegakan rakyat Palestina di bawah pendudukan Israel.

Utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Shaath mengatakan, pemerintahan Trump adalah yang terburuk bagi rakyat Palestina. Meski demikian, dia tidak melihat akan adanya perubahan signifikan dalam kebijakan Timur Tengah, khususnya Palestina, dari pemerintahan baru AS.

Baca Juga: Kalau Trump Lebih Kejam ke Palestina, Biden Sama Saja?

“Bagi kami, ini adalah keuntungan menyingkirkan Trump. Namun, kami tidak mengharapkan perubahan strategis yang penting dalam sikap Amerika terhadap perjuangan Palestina," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (8/11/2020).

Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, mengungkapkan kebahagiaan tentang hasil pemilu AS dan mengatakan Trump adalah presiden Amerika terburuk yang ditemui di zaman modern.

"Trump menghancurkan hubungan internasional dan juga politik. Apa yang disebut "Kesepakatan Abad Ini" adalah hal terburuk yang dia lakukan untuk Palestina,” katanya dalam sebuah pernyataan. 

Gerakan Mujahidin, bagian dari perlawanan Palestina, juga mengomentari hasil pemilu dan mengatakan kejatuhan Trump sama dengan runtuhnya semua sistem yang telah mengkhianati rakyat mereka sendiri dan Palestina.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini