Eh Ternyata Ada Kejanggalan dalam Omnibus Law yang Sudah Diteken Jokowi

Eh Ternyata Ada Kejanggalan dalam Omnibus Law yang Sudah Diteken Jokowi Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono, membenarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menandatangani Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Kepada wartawan, Selasa (3/11/2020), Dini mengatakan UU sapu jagat itu diberi nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Baca Juga: Puji-Puji Omnibus Law, Denny Siregar: Ini yang Disebut Jokowi Tanpa Beban

“Sudah (ditandangani Presiden Jokowi),” ungkapnya. Baca Juga: Pasal 46 Omnibus Law Soal Minyak dan Gas Hilang, Ketua Baleg DPR Bilang...

Dengan demikian, UU setebal 1.187 halaman itu juga sudah bisa diakses publik, melalui laman setneg.go.id.

Seperti dilansir, RMOL, UU Cipta Kerja tersebut masih terdapat kejanggalan. Seperti terjadi pada pasal 6 yang berada di halaman 6.

Berikut bunyinya, “peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a meliputi:”.

Kesalahan terletak pada penyebutan “pasal 5 ayat 1 huruf a”. Sebab, pasal 5 tidak memiliki turunan ayat dan huruf.

Kemudian, Pasal 5 hanya berbunyi, “ruang lingkup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 meliputi bidang hukum yang diatur dalam undang-undang terkait”.

Untuk diketahui, sampai saat ini, Omnibus Law Cipta Kerja masih saja terus mendapat penolakan dari banyak pihak.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini