Diusulkan Merapat ke Partai Ummat, Gatot Nurmantyo Disebut Tak Tertarik

Diusulkan Merapat ke Partai Ummat, Gatot Nurmantyo Disebut Tak Tertarik Kredit Foto: Batara

Pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo diusulkan duet dengan Hanafi Rais sebagai ketua umum dan sekjen Partai Ummat. Wacana tersebut direspons salah satu deklarator KAMI, Andrianto.

Menurut Andrianto, sejauh ini yang dia tahu Gatot Nurmantyo tidak berpikiran konsentrasi di partai. Gatot, menurutnya, tetap ingin bergerak pada penguatan civil society yang sifatnya gerakan moral.

Baca Juga: Mandek di 1,4%, Elektabilitas Gatot Nurmantyo Ungguli Mahfud MD-Puan Maharani

"Kalau partai itu kan lebih pada kecenderungan kekuasaan. Sementara, kita saat ini lebih pada gerakan moral yang selalu berupaya mengingatkan jika ada sesuatu yang keliru dari perjalanan bangsa ini," ujar Andrianto kepada SINDOnews, Jumat (30/10/2020).

Andrianto mengatakan, dengan alasan tersebut, saat ini yang dia tahu Gatot Nurmantyo tidak tertarik dengan Partai Ummat atau dengan partai lainnya. Namun, menurutnya, kalau ada usulan dari orang lain yang menghubung-hubungkan Gatot dengan Partai Ummat, itu hal biasa saja. "Tapi yang jelas Pak GN sampai saat ini tidak tertarik dengan Partai Ummat dan partai lainnya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Partai Ummat yang merupakan partai baru Tokoh Reformasi M Amien Rais terus menjadi perbincangan. Teraktual, muncul usulan menduetkan Gatot Nurmantyo-Hanafi Rais sebagai ketua umum dan sekjen Partai Ummat.

Usulan duet Gatot-Hanafi pimpin Partai Ummat tersebut sempat muncul saat sejumlah netizen berpartisipasi melalui kolom obrolan langsung atau live chat saat obrolan tentang Persiapan Deklarasi Partai Ummat yang tayang di Channel YouTube Terminal Amien Rais, Senin (26/10/2020) malam.

Dimintai tanggapannya terkait hal tersebut, salah satu loyalis Amien Rais, Chandra Tirta Wijaya, mengatakan bahwa semua masyarakat yang bersimpati dengan Partai Ummat berhak mengusulkan siapa yang layak memimpin partai ber-tagline 'Lawan Kezaliman' dan 'Tegakkan Keadilan' ini. Jadi, yang muncul bukan hanya nama mantan Panglima TNI Jenderal (Pun) Gatot Nurmantyo dan mantan Ketua Fraksi PAN DPR RI Ahmad Hanafi Rais.

Chandra menyebut, muncul usulan dari masyarakat soal sejumlah nama yang dianggap layak memimpin Partai Ummat. Dia menyebut nama yang muncul antara lain Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Gatot Nurmantyo, dan bahkan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Namun, Chandra mengatakan pihaknya tidak dalam posisi menarik atau mengajak bergabung tokoh-tokoh tersebut.

"Kembali kepada kita sendiri dan kepada orang tersebut (apakah mau gabung)," ujar Chandra dalam perbincangan via telepon dengan SINDOnews, Selasa (27/10/2020).

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini