Turis dari China dan Victoria, Bisa Masuk Singapura Tanpa Karantina

Turis dari China dan Victoria, Bisa Masuk Singapura Tanpa Karantina Kredit Foto: Unsplash/Justin Lim

Mulai 6 November, turis dari negara bagian Victoria, Australia dan China bisa berkunjung ke Singapura tanpa karantina mandiri. Tapi ada syaratnya. Harus negatif hasil tes Covid-19.

Dilansir Strait Times, setibanya di Singapura, para turis akan dites. Jika hasilnya negatif mereka bisa melanjutkan aktivitas tanpa harus dirumahkan. Langkah ini juga berlaku terhadap warga Singapura, warga Singapura permanent resident dan pemegang izin tinggal jangka panjang.

Baca Juga: Hampir 50 Warga Korsel Tewas Usai Divaksin, Respons Singapura Patut Dicontoh!

Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) pada Kamis (29/10/2029) menyebut, China dan Victoria telah dimasukkan ke dalam daftar karena mereka punya sistem pemantauan kesehatan menyeluruh dan telah dapat mengontrol penularan Covid-19.

Menurut data, China memiliki tingkat penularan Virus Corona 0,00009 kasus per 100.000 orang, sementara Victoria 0,099 kasus per 100.000 orang. "Risiko impor dari tempat-tempat ini rendah," kata CAAS. 

Turis dari dua tempat tersebut dapat mengajukan izin perjalanan udara untuk memasuki Singapura mulai siang Jumat (30/10/2020) untuk masuk mulai 6 November.

Syarat lain, turis itu harus sudah tinggal di China atau Australia dalam 14 hari terakhir berturut-turut sebelum masuk ke Singapura. Namun perjalanan keluar negeri dari kedua negara itu masih dibatasi.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini