Prancis Gigit Jari, Akibat Kartun Erdogan Cabul, Turki Gugat Charlie Hebdo!

Prancis Gigit Jari, Akibat Kartun Erdogan Cabul, Turki Gugat Charlie Hebdo! Kredit Foto: Reuters/Bernadett Szabo

Aksi majalah satire Prancis, Charlie Hebdo, yang menampilkan kartun atau karikatur Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berperilaku cabul pada halaman depan berbuntut panjang. Pihak pengacara presiden Turki mengajukan gugatan pidana terhadap majalah tersebut.

Mengutip kantor berita Anadolu, Kamis (29/10/2020), selain gugatan pidana diajukan pengacara presiden, kepala jaksa penuntut umum di Ankara juga meluncurkan penyelidikan terhadap eksekutif Charlie Hebdo.

Baca Juga: Kemenlu Desak Prancis Tak Kaitkan Agama dengan Terorisme, 'Itu Menyakitkan!'

Penyelidikan dan gugatan tersebut sah di bawah hukum dan yurisdiksi Turki karena penghinaan itu terhadap presiden.

Erdogan sendiri mengaku belum melihat sampul majalah yang menghina dirinya meski dia sudah diberitahu.

"Saya tidak perlu mengatakan apa pun kepada bajingan yang menghina Nabi tercinta saya dalam skala seperti itu," kata Erdogan.

"Kesedihan dan amarah saya bukan karena serangan menjijikkan terhadap saya, tetapi karena media yang sama adalah sumber ketidakpedulian terhadap Nabi tercinta yang sangat kami sayangi," ujarnya kepada para anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini