Dirlantas Polda Metro Jaya Terangkan Perbedaan Operasi Zebra di Era Covid

Dirlantas Polda Metro Jaya Terangkan Perbedaan Operasi Zebra di Era Covid Foto: Sufri Yuliardi

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan Operasi Zebra Jaya 2020 difokuskan kepada upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas melalui pencegahan dan edukasi terhadap pengguna jalan.

"Fokus Operasi Zebra Jaya 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, fokusnya pada upaya preemtif dan preventif dibanding represif. Kami lebih banyak mengadakan sosialisasi edukasi dan teguran simpatik ketimbang penilangan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Mako Polda Metro Jaya, Selasa.

Baca Juga: Alhamdulillah! Berkat Anies, Bioskop Sudah Boleh Beroperasi Mulai....

Selain tertib berlalu lintas, Sambodo juga mengatakan Operasi Zebra Jaya 2020 juga menjadi momen bagi Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengajak masyarakat tertib terhadap protokol kesehatan.

"Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi tertib lalu lintas dan protokol COVID-19," tambahnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra 2020 telah dimulai pada Senin 26 Oktober 20202 dan akan berlangsung hingga Minggu, 8 November 2020. Ada tiga jenis pelanggaran yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2020 melawan arus lalu lintas, pelanggaran stop line, dan kendaraan roda dua yang tidak helm.

Dia mengatakan Operasi Zebra 2020 tidak menerapkan sistem razia stationer dan mengutamakan sistem "hunting" di titik rawan pelanggaran lalu lintas.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini