KSPI Ancam Demo Akbar Seluruh Indonesia Jika Presiden Jokowi...

KSPI Ancam Demo Akbar Seluruh Indonesia Jika Presiden Jokowi... Kredit Foto: Antara/Asep Fathulrahman

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengancam akan menggelar demo lagi pada 1 November mendatang jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken UU Cipta Kerja.

Presiden KSPI, Said Iqbal, memperkirakan Presiden Jokowi akan meneken undang-undang tersebut pada 28 Oktober besok. Tapi, buruh tak akan langsung berdemo keesokan harinya sampai 31 Oktober lantaran libur panjang.

"Maka, tanggal 1 November  bisa dipastikan buruh-buruh KSPI akan menyerukan aksi nasional di seluruh Indonesia. Ada di 20 provinsi, lebih dari 200 kabupaten/kota," ujar Said dalam konferensi pers virtual, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: KSPI Ancam Kepung Kantor Jokowi, FH Berteriak Keras: Negara Tidak Akan Tunduk!

Selain menggelar aksi demo, pada hari yang sama, KSPI juga akan melayangkan judicial review atau uji materi UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK). Said memastikan demo akan dilakukan secara terukur, konstitusional, dan damai. KSPI dan 32 konfederasi lain mengambil prinsip anti kekerasan alias non-violence.

"Tidak ada keinginan rusuh, tidak ada keinginan anarkis, tidak ada keinginan atau melakukan tindakan merusak fasilitas," tegas Said.

Demo akan berlangsung di sekitar Istana Negara dan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Aksi itu akan terus berlangsung, sampai keluar hasil keputusan dari MK atas gugatan UU Cipta Kerja tersebut.

"Sampai kapan kita aksi? Sampai kita menang, dan sudah ada putusan dari MK. Tidak ada batas waktu. Kapan saja, kami siapkan aksi-aksi terstruktur, terarah, dan konstitusional," tandas Said.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini