Di Tengah Pandemi, Strategi Mendorong Aksi Perubahan Iklim Semakin Kuat

Di Tengah Pandemi, Strategi Mendorong Aksi Perubahan Iklim Semakin Kuat Kredit Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Masa pandemi perlu jadi momentum untuk terus mendorong strategi aksi perubahan iklim. Tak hanya untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan, namun juga berguna mendukung pembangunan manusia dan peradaban yang lebih baik.

Manajer Senior (Hutan, Iklim dan Lautan) World Resources Institute (WRI) Indonesia, Arief Wijaya mengatakan proyeksi pembangunan nasional ke depan memang perlu diarahkan pada perlindungan lingkungan, termasuk penurunan emisi rendah karbon.

"Ini bisa menjadi titik balik, untuk membangun manusia dan peradaban ke depan yang lebih baik. Build back better," ujarnya pada webinar Peningkatan Aksi Perubahan Iklim di Tengah Pandemi dalam rangkaian Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa pada Sabtu (24/10/2020). 

Baca Juga: Gencar Sadarkan Pengambil Kebijakan soal Bahaya Krisis Iklim!

Indonesia Team Leader 350.org, Sisilia Nurmala Dewi pun menyampaikan pandemi mesti dilihat tidak hanya berfokus pada isu kesehatan dan ekonomi. Namun lebih jauh, untuk keberlanjutan lingkungan dan juga empati pada ekosistem di dalamnya.

"Haruslah juga berfokus terhadap krisis iklim yang ditujukan untuk masyarakat. Perlu transisi yang adil sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang baru dengan aksi iklim yang meningkat," imbuhnya.  

Sementara itu, terkait upaya untuk peningkatan aksi lingkungan yang efektif, Koordinator SDGs HUB UI, Triarko Nurlambang menyampaikan pendidikan sejak dini merupakan hal penting yang bisa diterapkan di kalangan masyarakat. Ini bisa dilakukan oleh keluarga hingga sekolah alternatif yang tak hanya menyadarkan, tapi juga membudayakan soal peduli lingkungan.

"Early education jadi kunci yang bisa ditiru untuk mengubah perilaku masyarakat nantinya. Dari pengetahuan, akan ada budaya baru lalu etika publik hingga jadi gerakan masif," ujar Triarko.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini