Trump Santai Tanggapi Japat: Polling Mau Bikin Pemilih Depresi

Trump Santai Tanggapi Japat: Polling Mau Bikin Pemilih Depresi Kredit Foto: Antara/REUTERS/Erin Scott

Donald Trump telah memberikan hak suaranya dalam pemungutan suara awal Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS), di Florida, Sabtu (25/10/2020). Pengusaha properti ini pede akan mengungguli Joe Biden meskipun diprediksi kalah oleh banyak lembaga polling.

Trump memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Perpustakaan Umum Palm Beach County.

Baca Juga: Nyoblos Langsung, Trump Kuno Ya?

“Saya memilih seorang pria bernama Trump,” ujar Trump sambil tersenyum kepada wartawan, dikutip dari AFP, Minggu (25/10/2020).

Taipan real estate itu mengaku, lebih senang memilih secara langsung daripada mengirim surat suara lewas pos. “Saya ini kuno. Old fashioned,” cetus Trump.

Sementara itu, Wakil Presidennya, Mike Pence dan istrinya, Karen, telah memberikan suara satu hari sebelum Trump melakukan pencoblosan. Keduanya memberikan suaranya di Indianapolis.

Sejauh ini, hingga Sabtu (24/10/2020), sudah lebih dari 55 juta warga AS memberikan suara lebih awal dalam Pilpres AS 2020. Antusiasme warga AS mengikuti pemungutan suara awal tahun ini sangat tinggi.

Hal itu dipengaruhi pandemi Covid-19. Mereka ingin menghindari melakukan pemungutan pada 3 November di mana TPS akan dipenuhi orang. Selain itu, banyak warga AS memanfaatkan layanan pemungutan suara melalui pos.

Trump mengatakan, Pilpres kali ini merupakan kompetisi antara super Trump dengan depresi Biden. Saat ditanya soal hasil polling yang menyebut dirinya kalah dari Joe Biden, Trump tak mau ambil pusing. Menurutnya, hal itu bertujuan untuk membuat para pemilih depresi.

“Mereka ingin membuat Anda depresi,” katanya, mengomentari polling lembaga survei.

Selama akhir pekan, Trump menghabiskan waktunya dengan melakukan kampanye di tiga negara bagian. Selain Carolina Utara, Trump akan menghadiri kampanye di Ohio dan Wisconsin, sebelum kembali ke Gedung Putih. 

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini