PDIP ke Jokowi: Hati-hati Manuver Politik Menteri, Kudeta Merangkak!

PDIP ke Jokowi: Hati-hati Manuver Politik Menteri, Kudeta Merangkak! Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Baru-baru ini politikus partai PDIP, Darmadi Durianto mengingatkan Presiden RI, Joko Widodo untuk waspada soal adanya manuver politik di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Darmadi, bukan hal yang tak mungkin jika ada manuver politik dari beberapa pembantu presiden.

"Jangan lengah. Tidak tertutup kemungkinan ada manuver-manuver politik dari beberapa pembantu Jokowi demi kepentingan jangka panjang (Pilpres)," ujar Damardi pada Sabtu (24/10/2020).

Baca Juga: Jokowi Punya Firasat Bagus

Meski demikian, Darmadi tak mengatakan secara detail soal menteri-menteri yang dinilainya bermanuver.

Sebelumnya, Darmadi menyarankan Jokowi untuk menyiapkan nama-nama pengganti menteri yang dianggap tak loyal.

"Lebih baik diganti ketimbang menggerogoti dari dalam bahkan bisa menelikung dengan cara mengambil alih kekuasaan di tengah jalan. Hati-hati kudeta merangkak. Ingat sejarah," ujarnya.

Berdasarkan ungkapan tersebut, Darmadi juga menyiratkan saran kepada Presiden Jokowi untuk melakuan evaluasi kepada para pembantunya di kabinet.

Baca Juga: 1 November Demo Besar di 200 Kabupaten, Buruh Bakal Geruduk Istana Jokowi sampai Menang!

"Per tiga bulan bila perlu mesti ada review secara ketat. Review diperlukan sebagai upaya mengidentifikasi adanya kepentingan-kepentingan yang diam-diam menyelinap ke istana tanpa diketahui pak presiden," ungkapnya. "Jangan menunggu sesuatu terjadi, tapi kita harus waspada dan antisipasi," tambahnya.

Anggota DPR dapil Jakarta ini pun memprediksi bahwa loyalitas para pembantu Jokowi akan terlihat di pertengahan periode kedua nanti.

"Apakah masih loyal atau tidak, nanti di pertengahan jalan (dua tahun setengah pemerintahan) akan kelihatan. Karena di fase itu patut diduga sudah tidak lagi memikirkan kepentingan kabinet dan program-program yang digariskan pak presiden tapi mereka akan lebih mengedepankan kepentingan mereka," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini