Moeldoko: Negara Bukan Hanya Memikirkan Buruh Semata

Moeldoko: Negara Bukan Hanya Memikirkan Buruh Semata Kredit Foto: Antara/Jessica Helena Wuysang

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan adanya pandemi COVID-19 menjadi suatu kejutan bagi pemerintah. Sehingga banyak yang mengganggu rencana-rencana besar pemerintah dalam rencana pembangunan ke depan.

Salah satu dampak pandemi ini adalah melonjaknya jumlah orang yang tidak memiliki pekerjaan alias menganggur. Karena itu, pemerintah memikirkan nasib para generasi muda angkatan kerja ini.

"Maka itu lahirlah Omnibus Law," kata Moeldoko dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di tvOne, Selasa, 20 Oktober 2020.

Baca Juga: Diganggu Corona, Target Penjualan Honda Terancam Meleset

Namun, adanya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja ini kemudian menimbulkan banyak penolakan, terutama dari kaum buruh. Terkait hal itu, Moeldoko mengatakan bahwa yang dipikirkan pemerintah juga adalah para generasi muda yang belum memiliki pekerjaan, bukan hanya buruh semata.

"Sebenarnya negara ini bukan hanya memikirkan buruh semata, tetapi juga nasib yang perlu pekerjaan," ujar dia.

Moeldoko memastikan saat ini para buruh tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah. Namun, pemerintah juga, menurutnya, perlu membuat kepastian hukum agar para pemberi lapangan kerja mau datang ke Indonesia.

"Buruh tetap menjadi atensi, tetapi di belakang buruh ini banyak yang mengantre pekerjaan," kata Moeldoko.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini