Ditolak Keras di Dalam Negeri, UU Ciptaker Disambut Fitch Rating hingga Bank Dunia

Ditolak Keras di Dalam Negeri, UU Ciptaker Disambut Fitch Rating hingga Bank Dunia Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyambut baik komentar berbagai lembaga internasional, seperti lembaga pemeringkat utang hingga Bank Dunia terhadap Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

Menurut Sri, pandangan-pandangan mereka terhadap keberadaan Omnibus Law tersebut menunjukkan harapan baik mereka terhadap upaya pemerintah melakukan perbaikan ekonomi Indonesia secara struktural.

"Mereka melihat satu harapan yang positif bagi Indonesia untuk terus recover dan memperkuat ekonominya secara sustain tanpa hanya mengandalkan kebijakan fiskal dan moneter," kata Sri, Senin (19/10/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Gembar-gemborkan Ekonomi RI Menuju Perbaikan

Sri menyebutkan, lembaga pemeringkat utang seperti Moody's menyatakan bahwa UU tersebut akan menarik investasi untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Meski demikian, juga diperingatkan bahwa penurunan tarif pajak akan berdampak pada konsolidasi fiskal. Selain itu, relaksasi standar dan pelaporan lingkungan hidup perlu menjadi perhatian.

Fitch Rating, kata dia, menilai UU ini juga akan berdampak positif terhadap reformasi penyelesaian iklim berusaha. Selain itu, implementasinya dianggap sangat menentukan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini