Gatot Nurmantyo: KAMI 100% Tak Akan Jadi Partai Politik

Gatot Nurmantyo: KAMI 100% Tak Akan Jadi Partai Politik Foto: Batara

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo kembali menegaskan bahwa KAMI tidak akan berubah menjadi partai politik (parpol). Kemungkinan, KAMI akan menjadi yayasan atau perkumpulan.

Penegasan Gatot Nurmantyo tersebut disampaikan saat diwawancarai ahli hukum tata negara Refly Harun yang videonya tayang di Channel YouTube Refly Harun, Kamis (15/10/2020). Awalnya, Refly bertanya KAMI akan menjadi organisasi apa. Gatot mengatakan, hal itu masih akan didiskusikan.

Baca Juga: 7 Poin Petisi Gatot Nurmantyo Cs ke Kapolri: Bebaskan Tokoh KAMI!

"Masih kita diskusikan, apakah yayasan ataukah apa, tapi yang jelas bukan partai politik," tegasnya dalam video berjudul 'Curhat Gatot!!!' tersebut.

Saat dikonfirmasi tentang pernyataan sebelumnya bahwa KAMI tidak akan menjadi partai politik, Gatot membenarkan hal tersebut. "Seratus persen tidak akan menjadi partai politik."

Menurut Gatot, kalau KAMI Pusat menjadi partai politik, pasti semua presidium akan meninggalkan KAMI. "Saya, Prof Din (Din Syamsuddin), Prof Wahab (Rochmat Wahab), akan meninggalkan KAMI," ujarnya.

Lantas, bagaimana jika misalnya ada anggota KAMI di daerah yang berafiliasi dengan partai politik? Gatot mengatakan, "Langsung kami mengatakan bahwa itu bukanlah KAMI."

Ketika didesak sifat nonparpol mutlak ada di KAMI, Gatot mengiyakan. "Karena KAMI ini akan menjadi tempat berkumpul atau bernaungnya seluruh masyarakat dari berbagai komponen, macam-macam, tidak melihat persyaratan apa pun juga."

Di sisi lain, sejumlah pihak menilai Partai Ummat bisa menjadi besar jika Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo diajak bergabung ke partai baru Amien Rais tersebut. Loyalis Amien Rais menyikapinya dengan mengatakan Partai Ummat terbuka bagi siapa pun.

Menurut loyalis Amien Rais, Chandra Tirta Wijaya, setiap tokoh pasti punya perhitungan masing-masing. "Setiap tokoh kan pasti punya perhitungan sendiri-sendiri. Kami dari Partai Ummat dengan ketokohan Pak Amien Rais, mudah-mudahan tokoh-tokoh yang lain bisa bersama-sama," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (15/10/2020).

Chandra mengatakan, sementara ini tokoh KAMI seperti Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin masih ingin membesarkan KAMI. "Partai Ummat terbuka bagi siapa pun, selama visi dan misi kita sama," katanya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini