OJK Pede Target Inklusi Keuangan 90% Tercapai di 2024

OJK Pede Target Inklusi Keuangan 90% Tercapai di 2024 Foto: Fajar Sulaiman

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis target inklusi keuangan sebesar 90 persen bakal tercapai di tahun 2024. Target ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang disampaikan pada Rapat Terbatas Strategi Nasional Keuangan Inklusif pada 28 Januari 2020.

“Melihat perkembangan yang ada kami optimis target itu 2024 bisa tercapai meskipun semakin tinggi angkanya itu semakin berat mencapai target itu,” ujar Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara, saat konferensi pers secara virtual di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Untuk mencapai target tersebut, dia bilang, pihaknya bersama dengan Kementerian/Lembaga terkait dan lembaga jasa keuangan telah menginisasi bulan Oktober sebagai Bulan Inklusi Keuangan (BIK) sejak tahun 2016.

Baca Juga: Jalan Makin Terang, OJK Dukung Penuh Merger Bank BUMN Syariah

“Kami bersinergi dengan kementerian/lembaga (K/L) seperti Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan survei akhir 2019, hasil indeks inklusi keuangan di Indonesia baru mencapai 76,2%. Angka tersebut menurutnya, naik jauh dibanding 3 tahun yang lalu yaitu 69%. Adapun tingkat literasi keuangan tercatat baru 38%, mewakili 34 provinsi di RI dengan responden sebanyak 12.700 orang.

Sekadar informasi, BIK diinisiasi untuk meningkatkan pemahaman keuangan, produk jasa keuangan serta penambahan jumlah rekening produk jasa keuangan.

Dengan begitu diharapkan, pelaksanaan BIK yang dilakukan secara rutin tiap bulan Oktober ini dapat mendongkrak tingkat inklusi keuangan sehingga target inklusi keuangan 90 persen dapat tercapai di 2024.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini