Kisah Bambang Trihatmodjo, Putra Kedua Soeharto yang Pernah Masuk Daftar Orang Terkaya RI

Kisah Bambang Trihatmodjo, Putra Kedua Soeharto yang Pernah Masuk Daftar Orang Terkaya RI Foto: Twitter/SumatraHeadline

Beberapa waktu lalu sempat heboh pencekalan utang-piutang antara Bambang Trihatmodjo dan Kementerian Keuangan Sri Mulyani terkait piutang negara yang harus dikembalikan oleh Bambang. Kewajiban tersebut tatkala ia menjabat sebagai Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara Sea Games XIX Tahun 1997.

Meski demikian, ternyata putra kedua Presiden Soeharto ini terungkap sempat masuk dalam jajaran orang terkaya Indonesia versi Forbes.

Baca Juga: Pencekalan Bambang Trihatmodjo oleh Menkeu Dinilai Kebablasan

Dalam artikel Forbes yang berjudul Indonesia's Richest yang dirilis pada Agustus tahun 2007, Bambang berada di posisi ke-33 dengan total kekayaan saat itu mencapai USD200 juta di usia 54 tahun.

Apabila dikonversi ke rupiah hari ini dengan kurs Rp14.800/dolar, maka kekayaan Bambang mencapai Rp2,96 triliun. Saat itu, Bambang tercatat memiliki 13 persen saham di Global Mediacom yang dulunya berdiri dengan nama Bimantara tahun 1981.

Pada 2001, Bambang menjual sebagian sahamnya kepada Hary Tanoesoedibjo dengan harga jual yang tinggi. Usai penjualan saham tersebut, Bambang tak lagi masuk dalam jajaran manajemen perusahaan.

Dalam daftar Forbes Indonesia's Richest itu juga terdapat nama Aburizal Bakrie di urutan pertama orang terkaya di Indonesia, Sukanto Tanoto di urutan kedua dan Hartono Bersaudara di urutan ketiga dan keempat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini