Xi Jinping Sarankan Pemuda Hong Kong Pindah ke China Agar...

Xi Jinping Sarankan Pemuda Hong Kong Pindah ke China Agar... Foto: Reuters/Carlos Garcia Rawlins

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan langkah-langkah baru untuk mendorong kaum muda Hong Kong pindah ke Tiongkok daratan.

Langkah ini merupakan bagian untuk mengintegrasikan wilayah semi-otonom dengan daratan menyusul protes yang dipimpin mahasiswa tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Pentolan Intelijen Inggris Tandai Rusia dan China Ancaman Terbesar

"Untuk memperdalam integrasi antara kaum muda di Hong Kong, Makau, dan provinsi Guangdong serta untuk meningkatkan rasa memiliki mereka terhadap tanah air," kata presiden Xi Jinping dalam pidatonya pada Rabu, 14 Oktober 2020 di Shenzhen, menandai ulang tahun ke-40 kota itu sebagai pusat teknologi, dikutip Pikiran-rakyat.com dari Bloomberg.

Tiongkok harus sepenuhnya memanfaatkan platform penting kerja sama Guangdong-Hong Kong-Makau untuk menarik lebih banyak orang muda dari Hong Kong dan Makau untuk belajar, bekerja dan tinggal di daratan," tambahnya.

Kelompok bisnis telah menyatakan keprihatinan tentang otonomi Hong Kong dari daratan setelah undang-undang keamanan nasional baru yang diberlakukan oleh Xi pada bulan Juni 2020 lalu.

Undang-undang tersebut dimaksudkan untuk menundukkan protes yang berubah menjadi kekerasan tahun 2020 lalu. UU itu muncul saat kota Hong Kong berusaha menghidupkan kembali ekonomi yang dilanda kerusuhan dan pandemi virus corona.

Shenzhen adalah landasan Xi's Greater Bay Area, yang bertujuan untuk menyatukan kota-kota di daratan utama dengan Hong Kong dan Makau untuk membangun kekuatan regional yang menyaingi Silicon Valley. Pidato Xi mendorong kerja sama keseluruhan lebih lanjut dengan Tiongkok.

“Kita juga harus terus mendorong dan membimbing rekan-rekan kita di Hong Kong, Makau dan Taiwan serta orang Tionghoa perantauan untuk memainkan peran penting mereka dalam investasi, kewirausahaan dan keterbukaan dua arah sehingga mereka dapat memberikan kontribusi baru untuk pengembangan zona ekonomi khusus,” kata Xi.

Dia menambahkan Shenzhen menjadi kota perbatasan yang terbelakang kini menjadi kota metropolis internasional.

Xi menyebutkan pihak berwenang harus terus mendorong pemuda Hong Kong dan pebisnis untuk memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia di daratan.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini