Pentolan KAMI Disikat Polisi, Gatot Lantang Teriak: Represif!

Pentolan KAMI Disikat Polisi, Gatot Lantang Teriak: Represif! Foto: Antara/Wahyu Putro A

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyesalkan tindakan aparat kepolisian yang menangkap para aktivis KAMI karena menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"KAMI menyesalkan dan memprotes penangkapan tersebut sebagai tindakan represif dan tidak mencerminkan fungsi Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat," kata Gatot melalui keterangan tertulis, Rabu (14/10/2020).

Gatot menjelaskan penangkapan para aktivis, khususnya Syahganda Nainggolan, jika dilihat dari dimensi waktu dasar Laporan Polisi dan keluarnya Sprindik pada hari yang sama jelas aneh, atau tidak lazim dan menyalahi prosedur.

Baca Juga: Dengar Habib Rizieq Mau Pulang Kampung, PKS Bersuara: Negara Sepatutnya Menolong

Baca Juga: Gatot Ungkap HP Tokoh KAMI Diretas: Dikendalikan Pihak Tertentu

"Lebih lagi jika dikaitkan dengan KUHAP Pasal 17 tentang perlu adanya minimal dua barang bukti, dan UU ITE Pasal 45 terkait frasa 'dapat menimbulkan', maka penangkapan para tokoh KAMI patut diyakini mengandung tujuan politis," tegasnya.

Selain itu, pernyataan pers Mabes Polri oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono tentang penangkapan tersebut, menurut Gatot, KAMI nilai hal tersebut mengandung nuansa pembentukan opini (framing).

"Melakukan generalisasi dengan penisbatan kelembagaan yang bersifat tendensius. Dan bersifat prematur yaitu mengungkapkan kesimpulan dari proses pemeriksaan yang masih berlangsung," paparnya.

Sebelumnya polisi mengamankan delapan tokoh KAMI yang menolak UU Omnibus Cipta Kerja, para tokoh KAMI yang ditangkap diantaranya Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, dan beberapa orang dari Jejaring KAMI Medan.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini