Diterpa Isu LGBT, Petinggi TNI Marah

Diterpa Isu LGBT, Petinggi TNI Marah Foto: Reuters/Max Rossi

Kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di tubuh TNI-Polri tengah menjadi sorotan. Hal tersebut membuat pimpinan Mabes TNI AD marah besar.

Pasalnya, 20 berkas perkara yang terindikasi LGBT tersebut dibebaskan oleh majelis hakim pengadilan militer. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung (MA) Mayjen (Purn) Burhan Dahlan.

"Tapi malah dibebaskan, apa semuanya mau jadi LGBT tentara AD Pak Burhan?' marah bapak kita di sana," kata Burhan.

Burhan juga menyampaikan bahwa pimpinan Mabes TNI AD yang marah itu menginginkan mereka dipecat atau dihukum.

Sebagaimana diberitakan Fixindonesia.com dalam artikel, "Isu Kelompok LGBT TNI-Polri, Purnawirawan Jenderal: LGBT Terindikasi dari Pangkat Terendah", Burhan pun mengatakan, prajurit yang terindikasi LGBT tersebut dari pangkat terendah yakni Prajurit II.

Baca Juga: Panglima Perang Nazi dan Tangan Kanan Hitler Rupanya Seorang Homoseks

"Ada yang melibatkan lulusan baru AKMIL berarti Letda atau Lettu, yang terendah prajurit II," ujarnya dalam acara Pembinaan Teknis dan Administrasi Yudisial melalui kanal Youtube Mahkamah Agung, Senin 12 Oktober 2020.

Meski begitu, dia mengatakan Prajurit II tersebut adalah korban LGBT di lembaga pendidikan. Sementara itu, kata Burhan, ada 20 berkas perkara yang masuk ke peradilan militer terkait persoalan hubungan sesama jenis antara prajurit dengan prajurit.

Celakanya, lanjut Burhan, peradilan militer kali ini pun mengacu pada putusan yang terdahulu yakni Pasal 292 KUHP.

"Saya jelaskan wajar dibebaskan karena yang diancamkan KUHP ini belum mengatur orang dewasa melakukan perbuatan cabul dengan sesama dewasa, yang diatur yakni di bawah umur, baru bisa dihukum," ucapnya.

Namun demikian, Burhan mengkhawatirkan fenomena LGBT tersebut menjadi hal yang biasa di lingkungan TNI-Polri.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini