Luncurkan Dynamix Masonry, SBI Siap Rebut Pasar Semen Nasional

Luncurkan Dynamix Masonry, SBI Siap Rebut Pasar Semen Nasional Foto: Mochamad Ali Topan

Perusahaan penyedia bahan bangunan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) kembali merilis varian semen baru yakni Dynamix Masonry produk semen khusus untuk aplikasi non struktural dan diharapkan merebut pasar semen nasional. Unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)  ini siap memperoduksi Dynamix Masonry 20 ribu ton tiap bulan dan distribusikan ke wilayah Jateng dan Jatim.

Presiden Direktur SBI, Aulia Mulki Oemar mengungkapkan, peluncuran Dynamix Masonry adalah realisasi dari semangat inovasi dan komitmen perusahaan SIG sebagai perusahan semen milik negara terbesar di Indonesia dalam menjalankan bisnisnya. Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dapat Pasokan 150 Ribu Ton Ultrapro dari Semen Gresik

“Kami yang tiada henti, semangat inilah yang membedakan SBI dengan para pesaingnya. SBI berharap rangkaian produk Dynamix ini akan membawa perubahan lebih baik dan menjadi jawaban atas segala dinamika kebutuhan bahan bangunan dan pembangunan di Indonesia,” jelas Aulia Mulki Oemar.

Sementara itu, Direktur Marketing dan Supply Chain SIG, Adi Munandir mengungkapkan, bahwa kehadiran semen Dynamix Masonry untuk memenuhi kebutuhan bagi masyarakat akan kebutuhan kualitas bangunan dan harga ekonomis. Dynamix Masonry memiliki keunggulan berupa dry control agent, inovasi untuk menghasilkan adukan yang lebih pulen, waktu kering yang pas dan daya rekat yang baik, sehingga pekerjaan cepat selesai dan memberikan hasil yang tahan lama. Baca Juga: Keren Banget! Semen Indonesia Sulap Sampah Jadi Bahan Bakar

“Penggunaan produk aplikasi yang tepat guna akan memberikan keuntungan maksimal, tidak hanya efisien dari segi biaya pembangunan, Dynamix Masonry juga membantu pemilik rumah atau proyek untuk membangun dengan lebih cepat dan bangunan lebih tahan lama. Bagi tukang atau kontraktor, tentunya ini berarti membantu meningkatkan produktifitas dan mengurangi perbaikan”, jelas Adi Munandir saat webinar Launching Dynamix Masonry di Surabaya, Rabu (14/10/2020).

Adi Munandir menyebutkan, dalam menjalankan stretegi penjualan semen Dynamix Masonry pihaknya, lebih fokus pada edukasi pemahaman kualitas semen dan soal harga. 

Sementara kondisi market share sendiri disaat pandemi Covid-19 saat ini Adi Munandir mengakui, bahwa kondisi saat ini belum bisa memprediksi berapa harus ditergetlan penjualan semen tersebut. 

“Kami tetap optimalkan dan menangkap peluang pasar semen salah satunya adalah membidik proyek-proyek infrastruktur dari pemerintah. Selain itu pula, animo masyarakat untuk merenovasi rumah maupun lainnya cukup tinggi. Itulah peluang yang kami tangkap saat ini,” jelasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini