Istana Jokowi Dikepung Pasukan Habib Rizieq, Ngabalin: Jangan Jadi Sampah..

Istana Jokowi Dikepung Pasukan Habib Rizieq, Ngabalin: Jangan Jadi Sampah.. Foto: Sufri Yuliardi

Tiga ormas besutan Habib Rizieq Shihab yakni Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) dan GNPF Ulama, yang tergabung dalam Aliansi Anti Komunis (Anak) NKRI menggelar aksi demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja, di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/10).

Terkait itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menganggap masyarakat yang bersikukuh menggelar aksi menolak Omnibus Law Cipta Kerja di masa pandemi Covid-19 sebagai sampah demokrasi. Baca Juga: Habib Rizieq Sebentar Lagi Pulang ke Indonesia

Hal tersebut disampaikan dari balik pagar Istana Negara, Jakarta saat memantau aksi yang dilakukan Anak NKRI, di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Baca Juga: Habib Rizieq Segera Pulang, PA 212: Betul. Semoga Lancar!

"Dalam masa pandemi, dia kirim orang untuk berdemonstrasi. Di mana logikanya coba. Jangan jadi sampah demokrasi di negeri ini," ujar Ngabalin, dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa (13/10).

Lanjutnya, ia mempertanyakan motif masyarakat datang ke Istana Negara maupun DPR untuk menolak UU Cipta Kerja. Menurutnya, ada hak konstitusi yang dapat dipakai jika merasa keberatan dengan perundangan.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini