Cek Fakta: Ada Info Soal Merger Bank Syariah, Benarkah Itu?

Cek Fakta: Ada Info Soal Merger Bank Syariah, Benarkah Itu? Foto: Mandiri Syariah

Kabarnya, sejumlah bank syariah yang termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyepakati rencana konsolidasi, Senin (12/10/2020). Apakah benar?

Menanggapi itu, Direktur BRI Syariah, Ngatari mengatakan tak bisa berkomentar soal isu yang beredar tersebut. Yang jelas, lanjutnya, BRI Syariah berkomitmen memaksimalkan potensi industri perbankan syariah.

"Kami tidak bisa menanggapi rumor, yang jelas, kami, seluruh karyawan serta manajemen, berkomitmen untuk memaksimalkan potensi perbankan syariah di Indonesia yang masih sangat besar," ujarnya lewat keterangan tertulis, dilansir Selasa (13/10/2020).

Baca Juga: Samsung Galaxy S20 FE: Harga, Spesifikasi, dan Ketersediaan di Indonesia?

Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Order Fiktif di E-Commerce: Model Bisnis Alimama Indonesia

Asal tahu saja, pada awal 2020, Menteri BUMN, Erick Thohir telah mengonfirmasi wacana konsolidasi alias merger bank syariah; melibatkan BRI Syariah, Mandiri Syariah, dan BNI Syariah.

Erick mengatakan, "bank syariah merger dengan skala lebih besar itu akan selesai pada awal 2021."

Sekadar informasi, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) 2015-2020, Fauzi Ichsan mengatakan, sektor perbankan syariah punya potensi pertumbuhan hingga jadi energi terbaru bagi ekonomi Indonesia.

"Aksi konsolidasi akan berdampak pada turunnya biaya penggalangan dana bank syariah, sehingga (itu) memungkinkan memperluas ruang gerak," ujarnya, Minggu (11/10/2020).

Konsolidasi juga berpotensi menjadi solusi tingginya biaya operasional bagi perbankan syariah; begitu pula dengan capital expenditure.

Sayangnya, tiga bank syariah pelat merah itu tak mau memberi tanggapan soal proses konsolidasi tersebut; mengaku akan mengikuti pemegang saham--bank-bank BUMN konvensional.

Di sisi regulator, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik rencana konsolidasi itu; walau belum tersedia informasi perihal pengajuan izin terkait merger tersebut.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini